Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Pantangan saat Imlek selalu menarik untuk dibahas karena sarat makna budaya dan filosofi kehidupan.

Perayaan Tahun Baru Imlek dipercaya bukan hanya sekadar momen berkumpul keluarga, tetapi juga dipercaya membawa energi baru untuk keberuntungan, kesehatan, dan rezeki sepanjang tahun.

Karena itu, banyak orang memilih lebih berhati-hati dalam bersikap selama perayaan berlangsung.

Kira-kira apa saja pantangan-pantang yang tidak boleh dilanggar, ya?

10+ Daftar Pantangan Saat Imlek yang Masih Dipercaya Hingga Kini

Dilansir dari China Highlights dan berbagai sumber, pantangan ini diyakini sebagai cara menjaga keberuntungan agar tidak “hilang” di awal tahun baru.

1. Hindari Mengucapkan Kata Negatif

Ucapan dipercaya membawa energi untuk sepanjang tahun. Karena itu, kata-kata tentang kematian, sakit, atau kemiskinan sebaiknya dihindari. Sebagai gantinya, gunakan kalimat positif dan penuh harapan.

2. Tidak Makan Bubur Saat Hari Pertama

Bubur sering dikaitkan dengan kondisi kekurangan. Menyantapnya di hari Imlek dipercaya membawa simbol kemiskinan. Banyak keluarga memilih hidangan yang melambangkan kemakmuran.

3. Jangan Mencuci Pakaian

Hari pertama dan kedua Imlek dipercaya sebagai hari Dewa Air. Mencuci pakaian dimaknai sebagai membuang rezeki. Karena itu, urusan cuci biasanya diselesaikan sebelum Imlek.

4. Tidak Menyapu atau Membuang Sampah

Menyapu dianggap sama dengan mengusir keberuntungan yang baru datang. Begitu pula membuang sampah dipercaya membuang hoki. Rumah biasanya sudah dibersihkan total sebelum hari-H.

5. Hindari Membunuh Hewan

Darah dianggap sebagai pertanda kurang baik di awal tahun. Membunuh hewan dipercaya membawa energi negatif. Maknanya adalah memulai tahun dengan welas asih.

6. Jangan Memakai Baju Hitam atau Putih

Hitam dan putih identik dengan suasana duka. Imlek justru dirayakan dengan warna cerah seperti merah dan emas. Warna tersebut dipercaya menarik keberuntungan.

7. Tidak Keramas atau Potong Rambut

Rambut disebut fa, bunyinya sama dengan fa cai (makmur). Keramas atau potong rambut dipercaya bisa “menghapus” rezeki. Karena itu, banyak orang melakukannya sebelum Imlek.

8. Hindari Benda Tajam

Pisau dan gunting melambangkan “memotong” keberuntungan.

Aktivitas dapur biasanya diminimalkan. Banyak keluarga menyiapkan makanan sejak sehari sebelumnya.

9. Tidak Menagih atau Meminjam Uang

Urusan utang dipercaya membawa aura kekurangan sepanjang tahun. Hari Imlek dianjurkan bebas konflik finansial. Tujuannya agar rezeki mengalir lancar.

10. Jangan Berkunjung ke Rumah Sakit (Kecuali Darurat)

Rumah sakit identik dengan penyakit. Datang ke sana saat Imlek dipercaya membawa simbol sakit sepanjang tahun. Namun jika darurat, kesehatan tetap menjadi prioritas utama.

11. Tidak Memberi Hadiah Bermakna Sial

Jam, sepatu, payung, atau benda tajam dianggap punya makna perpisahan. Hadiah-hadiah ini dihindari karena simboliknya kurang baik. Jeruk, kue keranjang, atau angpao jadi pilihan aman.

12. Jangan Memecahkan Keramik atau Kaca

Barang pecah dipercaya melambangkan hubungan retak atau rezeki bocor. Karena itu, orang ekstra hati-hati saat Imlek. Jika terlanjur pecah, biasanya langsung mengucap doa baik.

13. Tidak Bertengkar, Menangis, atau Berkata Kasar

Awal tahun diharapkan dimulai dengan suasana damai. Tangisan dan pertengkaran dipercaya membawa kesedihan berkepanjangan. Ucapan positif dianggap membuka energi baik.

14. Tidak Tidur Terlalu Awal di Malam Tahun Baru

Begadang bersama keluarga dipercaya membawa umur panjang. Tradisi ini juga melambangkan kesiapan menyambut tahun baru. Cukup terjaga sampai tengah malam untuk menghormatinya.

15. Anak Perempuan Menikah Tidak Pulang ke Rumah Orang Tua di Hari Pertama

Dalam tradisi lama, hal ini dipercaya membawa kesialan ekonomi bagi keluarga orang tua. Maknanya berkaitan dengan tata krama keluarga patriarki. Kini banyak keluarga sudah lebih fleksibel.

16. Tidak Keluar Rumah di Hari Keempat Imlek

Hari keempat dipercaya sebagai waktu menyambut Dewa Dapur dan dewa lainnya. Keluar rumah dianggap kurang menghormati momen tersebut. Biasanya keluarga memilih tetap di rumah.

17. Hindari Minum Obat (Jika Tidak Wajib)

Minum obat dianggap simbol memulai tahun dengan sakit. Pantangan ini lebih bersifat simbolis. Untuk penyakit rutin, obat tetap harus dikonsumsi.

18. Jangan Memberi Hadiah Saat Orang Masih Tidur

Memberi hadiah saat seseorang belum bangun dianggap kurang sopan. Ini juga melambangkan kemalasan. Hadiah sebaiknya diberikan ketika semua sudah siap menyambut hari.