Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati, niat, dan keteguhan iman. Di tengah aktivitas padat dan kondisi fisik yang melemah, doa menjadi penguat utama agar ibadah tetap terjaga hingga akhir bulan suci.

Karena itu, 10 doa semangat puasa Ramadhan berikut dapat menjadi pegangan untuk menjaga motivasi, keikhlasan, dan ketakwaan selama menjalani puasa.

Sebagaimana tujuan puasa yang ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an, ibadah ini diarahkan untuk membentuk pribadi yang bertakwa, bukan sekadar kuat secara fisik. Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Yaa ayyuhalladziina aamanuu kutiba ‘alaikumush shiyaam kamaa kutiba ‘alalladziina min qablikum la‘allakum tattaquun

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menegaskan bahwa puasa adalah ibadah ruhani yang menuntut kekuatan hati dan konsistensi niat.

10 Doa Semangat Puasa Ramadhan

Ilustrasi orang berdoa. (Source: Istimewa)

Berikut ini beberapa doa yang bisa dibaca agar puasa Ramadhan terasa lebih ringan dan semangat hingga waktu berbuka tiba.

1. Doa Agar Diberi Kekuatan Menjalani Puasa

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَاۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَࣖ ۝٢٨٦

lâ yukallifullâhu nafsan illâ wus‘ahâ, lahâ mâ kasabat wa ‘alaihâ maktasabat, rabbanâ lâ tu’âkhidznâ in nasînâ au akhtha’nâ, rabbanâ wa lâ taḫmil ‘alainâ ishrang kamâ ḫamaltahû ‘alalladzîna ming qablinâ, rabbanâ wa lâ tuḫammilnâ mâ lâ thâqata lanâ bih, wa‘fu ‘annâ, waghfir lanâ, war-ḫamnâ, anta maulânâ fanshurnâ ‘alal-qaumil-kâfirîn

Artinya: Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir.” (QS. Al-Baqarah 286)

2. Doa Agar Puasa Menghasilkan Takwa

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ۝١٨٣

yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la‘allakum tattaqûn

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah 183)

3. Doa Agar Hati Tetap Tenang Saat Puasa

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ ۝٢٨

alladzîna âmanû wa tathma’innu qulûbuhum bidzikrillâh, alâ bidzikrillâhi tathma’innul-qulûb

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

4. Doa Saat Puasa Terasa Berat

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۝
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Fa inna ma‘al ‘usri yusrā.
Inna ma‘al ‘usri yusrā.

Artinya: “Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah (Asy-Syarh): 5–6)

5. Doa Agar Puasa dan Amal Diterima

وَالَّذِيْنَ يُؤْتُوْنَ مَآ اٰتَوْا وَّقُلُوْبُهُمْ وَجِلَةٌ اَنَّهُمْ اِلٰى رَبِّهِمْ رٰجِعُوْنَۙ ۝٦٠

walladzîna yu’tûna mâ âtaw wa qulûbuhum wajilatun annahum ilâ rabbihim râji‘ûn

Artinya: “dan orang-orang yang melakukan (kebaikan) yang telah mereka kerjakan dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya.” (QS. Al-Mu’minun: 60)

6. Doa Memohon Ampunan Dosa

وَالَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً اَوْ ظَلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَاسْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْۗ وَمَنْ يَّغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اللّٰهُۗ وَلَمْ يُصِرُّوْا عَلٰى مَا فَعَلُوْا وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ ۝١٣٥

walladzîna idzâ fa‘alû fâḫisyatan au dhalamû anfusahum dzakarullâha fastaghfarû lidzunûbihim, wa may yaghfirudz-dzunûba illallâh, wa lam yushirrû ‘alâ mâ fa‘alû wa hum ya‘lamûn

Artinya: “Demikian (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, mereka (segera) mengingat Allah lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya. Siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Mereka pun tidak meneruskan apa yang mereka kerjakan (perbuatan dosa itu) sedangkan mereka mengetahui(-nya).” (QS. Ali ‘Imran: 135)

7. Doa Agar Diberikan Kesabaran

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ ۝١٥٣

yâ ayyuhalladzîna âmanusta‘înû bish-shabri wash-shalâh, innallâha ma‘ash-shâbirîn

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

8. Doa Menyambut dan Menjaga Ibadah Ramadhan

Dilansir dari laman resmi NU Online, diriwayatkan dari Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami bahwa Rasulullah saw. membaca doa berikut.

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَسَلِّمْهُ مِنِّي

Allāhumma sallimnī li Ramaḍāna, wa sallim Ramaḍāna lī, wa sallimhu minnī.

Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur) agar dapat menjalani ibadah Ramadhan, selamatkanlah Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku dari perbuatan maksiat selama bulan Ramadhan.”

9. Doa Memohon Kekuatan dalam Menjalankan Ibadah Puasa

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى صِيَامِ رَمَضَانَ وَقِيَامِهِ، وَتَقَبَّلْهُ مِنِّي

Allāhumma a‘innī ‘alā ṣiyāmi Ramaḍāna wa qiyāmihī, wa taqabbalhu minnī.

Artinya: “Ya Allah, bantulah aku dalam menjalankan puasa Ramadhan dan qiyamnya, dan terimalah ia dariku.”

10. Doa Meluruskan Niat Puasa

Hadis (HR. Bukhari & Muslim)

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

Innamal a‘mālu binniyyāt

Artinya: “Sesungguhnya amal tergantung pada niatnya.” Menjadikan puasa bernilai ibadah, bukan rutinitas.

Manfaat Membaca Doa di Bulan Puasa Agar Tetap Semangat

Berikut ini beberapa manfaat jika amalan doa tersebut dibacakan, diantaranya:

1. Menguatkan hati saat puasa terasa berat

Doa membantu menenangkan pikiran dan hati ketika tubuh lelah, lapar, atau emosi tidak stabil. Dengan berdoa, seseorang diingatkan bahwa Allah selalu menyertai hambanya yang berusaha taat.

2. Menjaga niat puasa tetap lurus

Membaca doa membuat puasa tidak hanya menjadi rutinitas menahan lapar, tetapi ibadah yang disadari dan diniatkan karena Allah.

3. Membangkitkan semangat ibadah di siang dan malam hari

Doa memberi dorongan spiritual agar tetap kuat menjalani puasa, tarawih, tadarus, dan amalan lain hingga akhir Ramadhan.

4. Mengurangi rasa malas dan putus asa

Dengan berdoa, hati lebih terhubung dengan Allah sehingga tidak mudah menyerah ketika semangat menurun di tengah hari.

5. Menumbuhkan rasa harap dan optimisme

Doa mengajarkan bahwa setiap kesulitan dalam puasa pasti disertai kemudahan, sehingga Ramadhan dijalani dengan lebih lapang dan penuh harapan.

6. Mendapatkan ketenangan batin

Orang yang terbiasa berdoa akan merasa lebih tenang karena beban puasa tidak dipikul sendiri, melainkan diserahkan kepada Allah.