HAIJAKARTA.ID – Memilih menu sahur yang tepat sangat penting agar tubuh tetap kuat dan tidak mudah lemas saat menjalani puasa.
Sahur bukan sekadar mengisi perut, tetapi menjadi sumber energi utama yang akan digunakan tubuh sepanjang hari.
Asupan gizi seimbang, kaya protein, serat, dan karbohidrat kompleks dapat membantu menjaga stamina serta konsentrasi selama berpuasa.
10 Menu Sahur Agar Puasa Tidak Lemas
Berikut 10 menu sahur agar puasa tidak lemas dan tubuh tetap bertenaga hingga waktu berbuka.
1. Nasi Merah dan Telur Rebus
Nasi merah mengandung karbohidrat kompleks yang dilepaskan secara perlahan, sehingga membuat kenyang lebih lama.
Telur rebus menjadi sumber protein yang membantu menjaga energi dan massa otot.
2. Oatmeal dengan Buah
Oatmeal kaya serat dan baik untuk pencernaan.
Tambahkan potongan pisang, apel, atau kurma agar rasa lebih nikmat sekaligus menambah asupan vitamin dan mineral.
3. Sup Sayur dengan Tahu atau Tempe
Sup sayur memberikan cairan tambahan bagi tubuh, sementara tahu dan tempe mengandung protein nabati yang membantu menjaga stamina selama puasa.
4. Nasi, Ikan Panggang, dan Lalapan
Ikan kaya protein dan omega-3 yang baik untuk daya tahan tubuh.
Dipadukan dengan nasi dan sayuran segar, menu ini cocok untuk sahur yang mengenyangkan.
5. Roti Gandum dan Selai Kacang
Roti gandum mengandung serat tinggi, sedangkan selai kacang memberikan lemak sehat dan protein yang membuat energi bertahan lebih lama.
6. Smoothie Kurma dan Susu
Kurma mengandung gula alami yang cepat menjadi energi, sementara susu membantu memenuhi kebutuhan protein dan kalsium tubuh saat sahur.
7. Nasi dan Ayam Rebus
Ayam rebus lebih rendah lemak namun tetap tinggi protein.
Menu ini membantu tubuh tetap bertenaga tanpa membuat perut terasa berat.
8. Ubi Rebus dan Telur
Ubi merupakan sumber karbohidrat kompleks yang baik dan tidak membuat gula darah cepat naik.
Kombinasikan dengan telur untuk menambah protein.
9. Yogurt dan Buah
Yogurt membantu menjaga kesehatan pencernaan, sementara buah memberikan vitamin serta cairan alami untuk mencegah dehidrasi saat puasa.
10. Sayur Bening Bayam dan Nasi
Sayur bening kaya serat, vitamin, dan mineral seperti zat besi.
Menu ini ringan namun tetap membantu menjaga energi selama berpuasa.
Selain memilih menu sahur yang tepat, pastikan untuk minum air putih yang cukup dan menghindari makanan terlalu asin atau berminyak.
Dengan sahur bergizi dan seimbang, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman tanpa rasa lemas berlebihan.
5 Tips Hilangkan Bau Mulut Saat Puasa
Berikut ini 5 tips jitu hilangkan bau mulut saat puasa Ramadhan:
1. Membersihkan Lidah Saat Sahur
Selain gigi, lidah juga menjadi tempat berkumpulnya bakteri.
Membersihkan lidah menggunakan pembersih lidah atau sikat gigi dapat membantu mengurangi bau mulut secara signifikan.
2. Perbanyak Minum Air Putih
Konsumsi air putih yang cukup saat sahur dan berbuka dapat membantu menjaga kelembapan mulut.
Air putih juga berfungsi membersihkan sisa makanan dan bakteri penyebab bau tidak sedap di rongga mulut.
3. Periksa ke Dokter Jika Gigi Berlubang
Gigi berlubang bisa menjadi sumber bau mulut yang sulit dihilangkan hanya dengan menyikat gigi.
Jika bau mulut terasa tidak wajar atau berlangsung lama, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter gigi.
4. Kurangi Makanan Berbau Tajam
Makanan seperti bawang, jengkol, petai, dan makanan berbumbu tajam sebaiknya dikurangi saat sahur dan berbuka.
Aroma dari makanan tersebut dapat bertahan lama di mulut dan memperparah bau mulut selama berpuasa.
5. Kurangi Merokok Saat Sahur
Merokok dapat membuat mulut kering dan meninggalkan aroma tidak sedap.
Mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok, terutama saat sahur, dapat membantu menjaga kesegaran napas sepanjang hari.

