Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Banyak orang suka makan nastar saat lebaran tiba. Padahal, 3 butir nastar setara dengan sepiring nasi.

Kue kering seperti nastar memang menjadi camilan favorit banyak orang. Namun, meski sangat digemari, beberapa orang merasa khawatir untuk mengonsumsinya dalam jumlah banyak karena tingginya kandungan kalori.

Menelisik Kandungan Kalori dalam 3 Butir Nastar

Belakangan, warganet di media sosial TikTok ramai memperbincangkan bahwa 3 butir nastar ternyata setara dengan sepiring nasi. Lantas, benarkah klaim tersebut?

Dokter Gizi Klinik MRCC Siloam Hospitals, Inge Permadhi, menjelaskan bahwa kandungan kalori pada nastar sangat tergantung pada resep yang digunakan.

Namun, berdasarkan data dari FatSecret, setiap satu butir nastar mengandung sekitar 75 kalori.

Artinya, jika seseorang mengonsumsi 3 butir nastar, mereka sudah mengonsumsi sekitar 225 kalori.

Meski jumlah kalori yang terkandung dalam 3 butir nastar setara dengan sepiring nasi, Inge Permadhi mengingatkan bahwa nastar tidak mengandung komponen gizi yang seimbang.

Bahaya Over Konsumsi Nastar

Jika terlalu banyak makan nastar, beberapa hal bisa terjadi, terutama terkait dengan kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa dampak yang bisa timbul:

1. Kelebihan Kalori dan Penambahan Berat Badan

Nastar, seperti banyak kue kering lainnya, memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi karena mengandung banyak lemak dan gula.

Jika makan nastar dalam jumlah berlebihan, kamu bisa mengonsumsi kalori lebih dari yang dibutuhkan tubuh.

Kalori yang tidak digunakan akan disimpan sebagai lemak, yang bisa menyebabkan peningkatan berat badan. Jika kebiasaan ini berlanjut, risiko kegemukan (obesitas) meningkat.

2. Kadar Gula Darah yang Tidak Stabil

Nastar mengandung banyak gula, yang bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Konsumsi gula berlebihan secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, terutama bagi orang yang sudah berisiko tinggi atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini.

Lonjakan gula darah yang sering juga bisa menyebabkan fluktuasi energi yang tidak stabil, membuat Anda merasa lelah atau gampang lapar setelah makan.

3. Gangguan Pencernaan

Makan nastar terlalu banyak juga bisa mengganggu pencernaan.

Kue kering seperti nastar biasanya mengandung sedikit serat, sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, bisa menyebabkan sembelit atau kesulitan buang air besar.

Ditambah lagi dengan tingginya kandungan lemak yang sulit dicerna, pencernaan Anda bisa terasa berat.

4. Peningkatan Risiko Penyakit Jantung

Nastar mengandung banyak lemak, khususnya lemak jenuh, yang jika dikonsumsi secara berlebihan, bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Kolesterol jahat yang tinggi dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah, yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Meskipun menikmati nastar sesekali adalah hal yang wajar, makan terlalu banyak dalam waktu yang lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan seimbang, terutama pada saat-saat tertentu seperti Lebaran.