Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

Sebuah kejadian mengejutkan datang dari 3 rumah warga terbakar di Jakarta Utara terjadi di kawasan Asrama Airud, Jalan Arjuna 4 Blok A4 RT 3 RW 9, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, pada Rabu (25/3/2026) malam.

Kebakaran yang melanda permukiman padat tersebut sempat membuat panik warga sekitar, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

3 Rumah Warga Terbakar di Jakarta Utara Gegara Korsleting Listrik

Berdasarkan keterangan petugas, 3 rumah warga terbakar di Jakarta Utara diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah.

Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat dari bagian plafon rumah.

“Di ruang tamu tampak api disertai asap dari atas plafon, sementara di bawahnya terdapat kompor serta barang-barang yang mudah terbakar sehingga kobaran cepat membesar,” ujar Gatot.

Saat kejadian 3 rumah warga terbakar di Jakarta Utara, warga langsung bergerak cepat melaporkan insiden tersebut ke layanan darurat.

“Warga yang mengetahui kejadian itu segera menghubungi layanan Jakarta Siaga 112,” kata Gatot.

Selain itu, sejumlah warga juga mendatangi pos pemadam kebakaran terdekat untuk meminta bantuan agar api tidak semakin meluas.

13 Unit Damkar Dikerahkan

Petugas pemadam kebakaran langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan 13 unit mobil damkar dan 65 personel ke lokasi.

Unit pertama tiba sekitar pukul 23.50 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman.

“Pemadaman mulai dilakukan pukul 23.51 WIB dan api berhasil dilokalisir pada pukul 23.57 WIB,” jelas Gatot.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 01.17 WIB.

Akibat insiden 3 rumah warga terbakar di Jakarta Utara, satu rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian.

Meski demikian, seluruh penghuni berhasil diselamatkan.

“Tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Tiga kepala keluarga dengan total 14 orang berhasil diselamatkan,” ujar Gatot.

Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak aman.