HAIJAKARTA.ID- Doa usaha lancar di bulan Ramadhan bagi umat muslim, mari coba amalkan!
Bulan suci Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga sebagai waktu yang penuh peluang rezeki.
Di bulan ini, aktivitas ekonomi masyarakat cenderung meningkat, terutama menjelang waktu berbuka puasa hingga Idulfitri.
Fenomena tersebut mendorong banyak orang untuk membuka usaha musiman, seperti berjualan takjil, kue Lebaran, makanan siap saji, hingga produk kebutuhan Ramadan lainnya.
Bahkan, tidak sedikit pula pelaku UMKM dan pengusaha yang memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan bisnis yang telah berjalan.
Namun, di balik usaha dan strategi pemasaran, Islam mengajarkan bahwa doa merupakan ikhtiar batin yang tidak kalah penting.
Berdoa menjadi wujud ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT agar usaha yang dijalankan diberi kelancaran, keberkahan, serta dijauhkan dari rezeki yang tidak halal.
Pentingnya Doa Usaha Lancar di Bulan Ramadhan
Dalam Islam, rezeki tidak semata-mata diukur dari banyaknya keuntungan, tetapi juga dari keberkahannya.
Oleh karena itu, mengiringi usaha dengan doa dan tawakal menjadi anjuran yang sangat ditekankan, terlebih di bulan Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan.
Berdoa juga menjadi sarana untuk meluruskan niat, menjaga kejujuran, serta menenangkan hati dalam menghadapi dinamika usaha, seperti persaingan, penurunan omzet, atau kelelahan fisik.
Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan untuk memohon kelancaran usaha, dagangan laris, dan rezeki yang melimpah selama bulan Ramadan:
1. Doa Memulai Usaha agar Diberi Keberkahan
Doa ini dianjurkan dibaca setelah salat untuk memohon keteguhan hati, kemudahan urusan, dan keberkahan dalam setiap aktivitas, termasuk usaha.
Doa Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرَّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا، وَلِسَانًا صَادِقًا، وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ
Arab Latin:
Allaahumma innii as-alukats tsabaata fil amri wal ‘aziimata ‘alar rusydi, wa as-aluka syukra ni‘matik, wa husna ‘ibaadatik, wa qalban saliiman, wa lisaanan shaadiqan, wa as-aluka min khairi maa ta‘lam, wa a‘uudzu bika min syarri maa ta‘lam, wa astaghfiruka limaa ta‘lam, innaka anta ‘allaamul ghuyuub.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keteguhan dalam setiap urusan, ketegasan dalam mengikuti petunjuk-Mu, rasa syukur atas nikmat-Mu, serta kemampuan beribadah dengan baik. Anugerahkan kepadaku hati yang bersih dan lisan yang jujur. Berikanlah kebaikan yang Engkau ketahui dan lindungilah aku dari keburukan yang Engkau ketahui. Ampunilah dosa-dosaku, karena Engkaulah Maha Mengetahui segala yang gaib.”
2. Doa Agar Usaha Diberi Arah dan Rezeki yang Baik
Doa ini berisi permohonan agar Allah SWT menuntun usaha menuju keberkahan dan rezeki yang membawa manfaat.
Doa Arab:
يَا مُرَبِّيَ نَفَقَاتِ أَهْلِ التُّقَى وَمُضَاعِفَهَا، وَيَا سَائِقَ الْأَرْزَاقِ إِلَى الْمَخْلُوقِينَ، وَيَا مُفْضِلَنَا بِالْأَرْزَاقِ بَعْضَنَا عَلَى بَعْضٍ، سُقْنِي وَوَجِّهْنِي فِي تِجَارَتِي هَذِهِ إِلَى غِنًى شَاكِرٍ عَاصِمٍ، تَنْفَعُنِي بِهِ وَتَنْفَعُ بِهِ غَيْرِي
Artinya:
“Wahai Tuhan yang memberi nafkah kepada orang-orang bertakwa dan melipatgandakannya, tuntunlah aku dalam usahaku ini menuju rezeki yang baik, penuh syukur, dan membawa manfaat bagi diriku serta orang lain.”
3. Doa Agar Dagangan Laris dan Rezeki Halal
Doa ini banyak diamalkan oleh pedagang agar memperoleh rezeki yang halal, luas, dan berkah.
Doa Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang halal, luas, dan baik, tanpa kesulitan, tanpa bahaya, dan tanpa kelelahan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
4. Doa Agar Dijauhkan dari Rezeki yang Haram
Doa ini penting diamalkan agar usaha tetap berada di jalan yang diridai Allah SWT.
Doa Arab:
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Artinya:
“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki yang halal dan jauhkan aku dari yang haram. Cukupkan aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak bergantung pada selain-Mu.”
5. Doa Memohon Rezeki Melimpah dari Al-Qur’an
Salah satu doa rezeki yang disebutkan dalam Al-Qur’an terdapat dalam Surah Al-Maidah ayat 114:
Doa Arab:
وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Artinya:
“Berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.”
Selain itu, doa Nabi Sulaiman AS dalam Surah Sad ayat 35 juga kerap diamalkan:
Doa Arab:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Artinya:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku rezeki yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Maha Pemberi.”
Menyatukan Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Mengamalkan doa-doa tersebut diharapkan dapat menumbuhkan ketenangan hati, menjaga keikhlasan, serta menguatkan keyakinan bahwa rezeki datang atas izin Allah SWT.
Ramadan menjadi waktu terbaik untuk menyelaraskan kerja keras lahiriah dengan kekuatan doa dan tawakal.
Dengan niat yang lurus, usaha yang jujur, serta doa yang konsisten, semoga setiap usaha yang dijalankan di bulan Ramadan diberi kelancaran, keberkahan, dan manfaat yang luas bagi sesama.

