5 Fakta Remaja Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Minum Air Panas hingga Paru Bengkak
HAIJAKARTA.ID – Sejumlah fakta remaja tewas dianiaya ibu tiri di Sukabumi mulai terungkap.
Remaja laki-laki berinisial NS (12), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.
Korban ditemukan mengalami luka lebam serta luka bakar di sejumlah bagian tubuh.
Dugaan penganiayaan oleh ibu tirinya kini dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Fakta Remaja Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
Berikut ini fakta-fakta tentang remaja pria tewas dianiaya ibu tiri di Sukabumi yaitu:
1. Korban Ditemukan dengan Luka Bakar dan Lebam
NS (12) meninggal dunia dengan kondisi luka bakar di sejumlah bagian tubuh, termasuk kaki, punggung, tangan, serta area bibir dan hidung.
Selain itu, terdapat luka lebam yang menimbulkan dugaan tindak kekerasan.
2. Korban Mengaku Diberi Minum Air Panas
Sebelum meninggal, NS sempat mengaku kepada kerabat dekat bahwa dirinya diberi minum air panas oleh ibu tirinya.
Pengakuan tersebut disampaikan saat korban menjalani perawatan medis.
3. Autopsi Temukan Pembengkakan Organ Dalam
Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan adanya luka bakar di beberapa anggota tubuh.
Selain itu, ditemukan pembengkakan pada organ jantung dan paru-paru.
Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
4. Dugaan Kekerasan Pernah Dilaporkan Sebelumnya
Ayah korban mengungkapkan bahwa sekitar satu tahun lalu ia pernah melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anaknya ke pihak kepolisian.
Kasus tersebut sempat dimediasi, namun laporan disebut belum dicabut.
5. Korban Sehari-hari Tinggal di Pesantren
NS diketahui tinggal di pesantren dan sedang pulang ke rumah untuk persiapan menjalani ibadah puasa bersama keluarga saat peristiwa tragis itu terjadi.
Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna memastikan penyebab kematian serta dugaan tindak penganiayaan yang terjadi.

