sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Begini penyebab pemudik lebaran 2025 turun dratis dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data resmi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang dirilis pada Selasa (1/4/2025), tercatat hanya 146,48 juta orang melakukan perjalanan mudik pada Idulfitri 1446 Hijriah.

Angka ini menyusut sekitar 24 persen dari total pemudik tahun 2024 yang mencapai 193,6 juta orang.

Tak hanya dari sisi mobilitas masyarakat, penurunan ini juga tampak jelas dalam lesunya aktivitas ekonomi selama masa libur Lebaran.

Perputaran Ekonomi Turun, Transaksi Lebaran Menyusut Tajam

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) mencatat, perputaran uang selama Lebaran tahun ini hanya mencapai Rp137,975 triliun.

Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp157,3 triliun. Penurunan sebesar 12,28 persen ini menjadi salah satu indikator nyata dampak dari menurunnya jumlah pemudik.

“Tahun lalu, perputaran ekonomi saat Idulfitri mencapai Rp157 triliun. Tahun ini, angkanya lebih rendah meski stimulus sudah digelontorkan,” ungkap Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Pengembangan Otonomi Daerah.

Penyebab Pemudik Lebaran 2025 Turun Drastis

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa banyak warga ibu kota memilih untuk tidak pulang kampung dan merayakan Lebaran di Jakarta.

Ia menyebut bahwa alasan biaya kemungkinan besar menjadi faktor utama.

“Bisa jadi karena kondisi keuangan yang belum pulih.

Masyarakat menimbang-nimbang pengeluaran,” ucap Rano, dikutip Selasa (1/4).

Pemerintah Akui Daya Beli Masyarakat Masih Lemah

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menyampaikan bahwa berbagai bantuan langsung sudah digelontorkan.

Namun, ia mengakui bahwa tekanan ekonomi global turut mempengaruhi daya beli masyarakat.

“Stimulus sudah kita percepat. Tapi kita juga hadapi tantangan dari luar, terutama dampak kebijakan luar negeri negara maju,” ujar Cak Imin, Senin (31/3).

Ia juga menekankan perlunya sinergi semua pihak untuk bersama-sama memperbaiki kondisi ekonomi nasional.

Kelas Menengah Mulai Tertekan, DPR Minta Aksi Nyata

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyebut bahwa fenomena turunnya jumlah pemudik menunjukkan bahwa tekanan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh masyarakat miskin, tetapi juga mulai menjalar ke kelas menengah.

“Kita harus segera hadir dengan langkah konkret. Jangan sampai kelompok rentan menanggung beban ini sendirian,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Rabu (26/3/2025).

Puan juga menegaskan pentingnya penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran dan tidak terlambat.

Jumlah Pemudik 2025 Terendah dalam Tiga Tahun Terakhir

Untuk perbandingan, pada 2023 tercatat ada 123,8 juta pemudik.

Angka ini melonjak drastis menjadi 193,6 juta pada 2024.

Namun, pada 2025, tren tersebut justru menurun hingga ke angka 146,48 juta orang.

Penurunan ini menjadi sinyal bahwa banyak masyarakat mempertimbangkan ulang keputusan mereka untuk pulang kampung.