sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Awal tahun 2026 di Jakarta Timur diwarnai kabar duka.

Dua kecelakaan kereta api terjadi dalam satu hari di wilayah Cakung dan Duren Sawit, yang merenggut nyawa seorang pria dan seorang perempuan.

Peristiwa tragis itu berlangsung pada Kamis (1/1/2026), masing-masing terjadi pada dini hari dan malam hari.

Dua Kecelakaan Kereta di Jakarta Timur Awal 2026

Insiden pertama terjadi saat pergantian Tahun Baru 2026, ketika seorang pria dilaporkan tewas tertabrak kereta api di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis dini hari.

Informasi tersebut pertama kali beredar melalui unggahan akun Instagram @kabar.cakung. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa korban yang identitasnya belum diketahui tertabrak kereta di Jalan I Gusti Ngurah Rai Nomor 813, RT 13/RW 12, Kelurahan Penggilingan, Cakung.

Unggahan tersebut juga disertai video yang memperlihatkan kondisi lokasi setelah kejadian.

Dari rekaman video, terlihat lokasi kejadian berada di sekitar SMK PGRI 39, Jakarta Timur.

Menanggapi informasi tersebut, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membenarkan adanya laporan penemuan seorang pria yang tergeletak di dekat jalur kereta api pada Kamis dini hari.

Korban ditemukan sekitar pukul 00.40 WIB di KM 18+900 jalur hilir petak jalan Cakung–Jatinegara.

Franoto menjelaskan, setelah menerima laporan dari masinis, petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengamankan lokasi kejadian demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

“Begitu informasi diterima dari masinis, petugas KAI segera melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan mengamankan lokasi guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Franoto, dikutip dari Kompas.

Selanjutnya, KAI juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Korban yang belum diketahui identitasnya itu mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, oleh petugas kepolisian.

Selama proses penanganan di lokasi, perjalanan kereta api tetap berjalan normal tanpa gangguan operasional.

Wanita Tewas

Insiden kedua terjadi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Seorang perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api pada Kamis (1/1/2026) malam.

Peristiwa tersebut diduga terjadi saat korban berjalan kaki di jalur rel sekitar pukul 18.30 WIB.

Kejadian itu berlangsung di KM 16+400 jalur hulu petak jalan Jatinegara–Cakung.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masinis KRL yang menyebutkan bahwa kereta yang dikemudikannya menabrak seorang pejalan kaki di lokasi tersebut.

“PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta telah menerima laporan dari masinis KRL bahwa KA-nya tertemper orang pejalan kaki di KM 16+400 jalur hulu petak jalan Jatinegara-Cakung,” ucap Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2025).

Usai kejadian, masinis segera berkoordinasi dengan petugas terkait untuk penanganan di lapangan.

Franoto menjelaskan, begitu laporan diterima, petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta langsung melakukan koordinasi lintas pihak dan mengamankan area kejadian guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

KAI kemudian bekerja sama dengan kepolisian untuk proses penanganan lebih lanjut.

Korban dievakuasi menggunakan ambulans oleh petugas Polsek Duren Sawit dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Franoto pun mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut sangat berbahaya dan berisiko mengancam keselamatan jiwa.

“KAI mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel kereta api karena selain melanggar aturan, hal tersebut sangat berbahaya dan berisiko terhadap keselamatan jiwa,” tambah Franoto.