sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kasus sekeluarga tewas gegara keracunan di Warakas menggegerkan warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Polisi memastikan tiga korban yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII Gang 10 merupakan satu keluarga.

Sekeluarga Tewas Gegara Keracunan di Warakas

Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, mengatakan ketiga korban terdiri dari seorang ibu dan dua anaknya, masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan, yang tinggal bersama di kontrakan tersebut.

Seno menjelaskan, pengungkapan kasus sekeluarga tewas gegara keracunan di Warakas berawal dari laporan warga yang curiga dengan kondisi para penghuni kontrakan.

Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami mendapatkan laporan masuk bahwa ada satu keluarga ditemukan tewas. Korban terdiri dari 3 orang yang tewas dalam kejadian ini,” ujar Seno.

Olah TKP dilakukan bersama tim Inafis dan Dokkes Polres Metro Jakarta Utara untuk mengumpulkan bukti awal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Dalam pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan ketiga jenazah berada di titik yang berbeda di dalam satu unit kontrakan.

Ada korban yang ditemukan di kamar tidur, sementara lainnya berada di ruang tamu.

Seno menyebutkan, kondisi ini masih menjadi bagian dari pendalaman penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Selain tiga korban meninggal, terdapat satu anggota keluarga lain yang selamat namun dalam kondisi kritis.

Korban tersebut saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Keberadaan korban selamat ini dinilai penting untuk membantu polisi mengungkap penyebab sekeluarga tewas gegara keracunan di Warakas.

Barang Bukti

Dalam proses olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian.

Barang-barang tersebut antara lain botol minuman air mineral dalam kemasan, beberapa bungkus bekas makanan di tempat sampah, telepon genggam korban, serta barang lainnya.

“Dalam pemeriksaan

Polisi tidak menemukan sisa makanan di lokasi, namun terdapat beberapa jenis bungkus makanan yang diduga dikonsumsi sebelum kejadian.

Berdasarkan pemeriksaan awal secara kasat mata, polisi menemukan adanya busa yang keluar dari mulut ketiga jenazah. Temuan tersebut menguatkan dugaan awal bahwa korban mengalami keracunan.

Meski demikian, polisi menegaskan penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.

Jenazah Dibawa ke RS Polri untuk Autopsi

Untuk memastikan penyebab kematian, ketiga jenazah telah dibawa ke RS Polri guna dilakukan autopsi.

Polisi masih mendalami apakah keracunan tersebut berasal dari makanan, minuman, atau zat berbahaya lainnya.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian para korban,” ujar Seno.