sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Gedung sekolah Tzu Chi terbakar gegara disambar petir di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, menyebutkan nilai kerugian akibat kebakaran gedung Sekolah Tzu Chi diperkirakan mencapai Rp200 juta.

“Kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa ini kurang lebih sekitar Rp200 juta,” kata Gatot dalam keterangan resminya, Senin (12/1/2026).

Lantai 5 Gedung Sekolah Tzu Chi Terdampak Kebakaran

Gatot menjelaskan, bagian bangunan yang terdampak kebakaran gedung Sekolah Tzu Chi berada di lantai lima dengan luas area sekitar 6 x 12 meter persegi.

Api diketahui muncul di area dinding bangunan setelah sambaran petir mengenai kabel di lokasi tersebut.

Menurut Gatot, kebakaran diduga kuat dipicu oleh faktor alam.

“Kabel gondola di gedung tersebut tersambar petir sehingga memicu munculnya api di tembok bangunan lantai lima,” ujarnya menjelaskan.

Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Saat kejadian, pegawai sekolah segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 untuk melaporkan kebakaran.

Informasi tersebut kemudian diteruskan ke petugas pemadam kebakaran Jakarta Utara.

“Laporan kami terima pada pukul 10.22 WIB dan proses pemadaman langsung dimulai sekitar pukul 10.32 WIB,” tutur Gatot.

Api berhasil dilokalisasi hanya dalam waktu singkat. Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

“Api berhasil dikendalikan pada pukul 10.33 WIB. Pendinginan dimulai pukul 10.38 WIB hingga kondisi benar-benar aman pada pukul 11.42 WIB,” tambahnya.

8 Unit Damkar Dikerahkan, Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam penanganan gedung sekolah Tzu Chi terbakar gegara disambar petir tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan total 40 personel.

Gatot memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut dan situasi kini telah sepenuhnya terkendali.

“Situasi terakhir, proses pemadaman sudah selesai dan kondisi dinyatakan aman,” katanya.