Anak Tersesat Seharian di Cileungsi Akhirnya Kembali ke Pelukan Orang Tua dalam Keadaan Aman
HAIJAKARTA.ID – Anak tersesat seharian di Cileungsi sempat mengundang perhatian warga setelah seorang anak laki-laki ditemukan sendirian di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Peristiwa itu bermula ketika warga menemukan seorang anak yang tidak diketahui identitasnya dan diduga telah tersesat sejak seharian.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti.
Kronologi Anak Ditemukan Warga hingga Dilaporkan ke Polisi
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan, laporan awal diterima dari masyarakat yang mencurigai keberadaan seorang anak tanpa pendamping di wilayah tersebut.
“Peristiwa tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait adanya seorang anak yang diduga tersesat setelah mampir ke wilayah Cileungsi,” kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Kamis (15/1/2026).
Setelah menerima laporan, polisi segera memastikan kondisi anak dan melakukan langkah awal untuk mengungkap identitas serta asal keluarganya.
Bhabinkamtibmas Telusuri Identitas Keluarga
Edison menyebutkan, anak tersebut diketahui telah tersesat selama satu hari yaitu pada Selasa, (13/1/2026) menindaklanjuti situasi itu, anggota Bhabinkamtibmas Desa Mampir langsung bergerak melakukan penelusuran.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Mampir segera melakukan langkah cepat dengan melakukan penelusuran identitas anak tersebut,” tuturnya.
Upaya penelusuran dilakukan dengan berkoordinasi dan menggali informasi hingga akhirnya identitas keluarga anak berhasil diketahui.
“Berkat koordinasi yang cepat dan responsif, anak tersebut akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan kedua orang tuanya dalam keadaan aman dan sehat,” jelasnya.
Edison menambahkan, pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan kepolisian dalam menemukan anak mereka yang sempat tersesat.
“Ini merupakan wujud pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh anggota Polsek Cileungsi, khususnya Bhabinkamtibmas, dalam membantu warga yang membutuhkan,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian di lingkungan sekitar, serta respons cepat aparat dalam memberikan perlindungan, khususnya kepada anak-anak.

