Hilang Selama 5 Hari Perempuan di Jakpus Ditemukan di Kedai Kopi, Diduga Karena Masalah Keluarga
HAIJAKARTA.ID – Hilang selama 5 hari perempuan di Jakpus ditemukan di kedai kopi setelah polisi menerima laporan orang hilang dari pihak keluarga.
Perempuan berinisial F (27), warga Johar Baru, Jakarta Pusat, diketahui meninggalkan rumah karena persoalan internal keluarga dan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Kasus hilang selama lima hari perempuan di Jakarta Pusat ini ditangani aparat kepolisian secara cepat dan humanis.
Berkat penelusuran intensif, keberadaan F berhasil diketahui pada malam hari di kawasan Cempaka Putih.
“Penanganan laporan orang hilang harus dilakukan secara cepat dan humanis. Kami bersyukur korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).
Laporan Keluarga Berujung Penemuan Korban
Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menjelaskan, pencarian dimulai setelah pihak keluarga melaporkan F sebagai orang hilang pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan dan penelusuran di sejumlah lokasi dan berhasil menemukan perempuan tersebut pada pukul 21.00 WIB.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak melakukan pencarian. Sekitar pukul 21.00 WIB, yang bersangkutan berhasil ditemukan di sebuah kedai kopi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat,” ujar Kompol Saiful.
Penemuan tersebut terjadi pada hari yang sama, sekitar 6 jam setelah laporan masuk, polisi kemudian memastikan kondisi F sebelum membawanya ke Polsek Johar Baru.
Pergi Atas Kemauan Sendiri karena Masalah Keluarga
Berdasarkan hasil klarifikasi kepolisian, F diketahui telah meninggalkan rumah sejak Senin (12/1/2026).
Selama lima hari tersebut, ia menginap di rumah teman-temannya dan tidak berada dalam tekanan atau ancaman pihak lain.
“Yang bersangkutan mengaku pergi karena permasalahan keluarga. Selama lima hari, ia tinggal bersama teman-temannya dan tidak ada unsur paksaan dari pihak mana pun,” katanya.
Polisi menegaskan, peristiwa ini tidak mengandung unsur tindak pidana.
Setelah pemeriksaan, F dibawa ke Polsek Johar baru dan dipertemukan dengan pihak keluarga guna menyelesaikan persoalan yang ada.
Dalam pertemuan tersebut, F dan keluarganya sepakat untuk memperbaiki hubungan dan berkomitmen menjaga komunikasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Johar Baru dan Polres Metro Jakarta Pusat yang dengan cepat membantu mencari anggota keluarga kami. Alhamdulillah, keluarga kami dapat kembali berkumpul dan persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” ujar pihak keluarga.

