Viral! Ibu Hamil Jatuh dari 10 Anak Tangga Terekam CCTV, Dokter Ungkap Resikonya
HAIJAKARTA.ID – Video ibu hamil jatuh dari 10 anak tangga di rumahnya viral di media sosial setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik insiden tersebut beredar luas.
Video itu dibagikan oleh dokter kandungan dr Purnawan Senoaji, SpOG, dan langsung memicu kekhawatiran publik terkait keselamatan ibu serta janin di dalam kandungan.
Ibu hamil yang terjatuh dari anak tangga tersebut diketahui merupakan pasien dr Purnawan sendiri, rekaman itu diunggah atas persetujuan pasien sebagai bahan edukasi bagi ibu hamil lainnya.
Dalam potongan video, terdengar teriakan panik sesaat setelah korban terjatuh hingga 10 anak tangga di rumahnya.
“Sayang! Sayang! Aku jatuh! Aduh, aduh, sakit!”
Unggahan itu sontak membuat banyak warganet merasa ngilu dan khawatir dengan kondisi ibu serta janin yang dikandungnya.
“Video-nya dari pasien saya, kebetulan ada CCTV-nya. Pas jatuh dari tangga, dan jatuhnya sampai 10 anak tangga,” ujar dr Purnawan dalam penjelasannya dikutip Sabtu (17/1/2025).
Dokter Jelaskan Penyebab Ibu Hamil Mudah Terjatuh
Menanggapi video ibu hamil jatuh dari tangga viral tersebut, dr Purnawan menjelaskan bahwa kejadian serupa cukup sering dialami oleh ibu hamil dan bukan semata akibat kecerobohan.
“Yang perlu saya sampaikan, ibu hamil gampang jatuh itu sering. Gampang terpleset juga sering. Ini bukan masalah ceroboh atau apa, bukan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, perubahan keseimbangan tubuh menjadi faktor utama. Seiring membesarnya perut, pusat gravitasi tubuh ibu hamil bergeser ke depan sehingga tubuh menjadi lebih mudah goyah.
Selain itu, perubahan hormon kehamilan juga memengaruhi kestabilan tubuh.
“Hormon relaksin membuat sendi-sendi lebih longgar, terutama di panggul, sebagai persiapan persalinan. Tapi efeknya, kestabilan tubuh ibu jadi berkurang,” tambahnya.
Dr Purnawan juga menyebutkan bahwa kondisi seperti anemia dan tekanan darah rendah dapat memicu pusing yang meningkatkan risiko jatuh pada ibu hamil.
Imbauan Dokter agar Bumil Lebih Waspada Beraktivitas
Melalui unggahannya, dr Purnawan mengimbau ibu hamil agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika naik turun tangga.
“Bangun harus hati-hati, pakai sandal yang antiselip, jangan pakai hak tinggi. Kalau naik turun tangga juga harus ekstra waspada,” pesannya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa ibu hamil tidak sepenuhnya dilarang melakukan aktivitas tertentu.
“Bukan masalah enggak boleh naik turun tangga atau naik motor. Boleh, asal hati-hati, karena memang risiko jatuh lebih tinggi pada ibu hamil,” jelasnya.
Kabar baiknya, kondisi pasien dan janin dipastikan dalam keadaan aman setelah mendapat penanganan medis.
“Pasien sudah saya rawat, alhamdulillah kondisinya baik, ibu baik, bayi baik. Hari ini bisa pulang,” ungkapnya.

