HAIJAKARTA.ID – Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Pada bulan inilah pintu-pintu pahala dibuka selebar-lebarnya, dosa-dosa diampuni, dan setiap amal kebaikan dilipatgandakan nilainya.
Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Namun, tahukah Anda apa saja kira-kira amalan di bulan Ramadhan yang dianjurkan Rasulullah SAW?
Rasulullah SAW telah mencontohkan berbagai amalan di bulan Ramadhan yang dianjurkan untuk dikerjakan selama menjalankan ibadah puasa.
Amalan-amalan ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana penyucian jiwa dan pembentukan akhlak yang lebih baik.
Amalan di Bulan Ramadhan yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Berikut ini contoh amalan di bulan Ramadhan yang sayang untuk dilewatkan:
1. Puasa Ramadhan dan Menjaga Ibadah Wajib
Puasa Ramadhan merupakan ibadah utama di bulan ini.
Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengajarkan umat Islam untuk menahan hawa nafsu, menjaga lisan, dan memperbaiki perilaku.
Menjaga shalat lima waktu di awal waktu menjadi amalan yang sangat dianjurkan sebagai pondasi ibadah harian.
2. Makan Sahur dan Menyegerakan Berbuka
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk makan sahur dan mengakhirkan waktunya, serta menyegerakan berbuka ketika waktunya tiba.
Dalam sebuah hadis disebutkan: “Manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an (Syahrul Quran)
Ramadhan dikenal sebagai Syahrul Quran, bulan diturunkannya Al-Qur’an. Membaca, mentadabburi, dan mengamalkan isi Al-Qur’an menjadi amalan utama.
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi)
4. Shalat Tarawih dan Ibadah Malam
Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah khas Ramadhan yang memiliki keutamaan besar.
Selain tarawih, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah malam seperti shalat tahajud, witir, dan qiyamul lail.
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang menghidupkan Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
5. I’tikaf dan Mencari Lailatul Qadar
I’tikaf dianjurkan terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mencari Lailatul Qadar.
Allah SWT berfirman, “Malam Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
6. Memperbanyak Sedekah dan Infaq
Sedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan luar biasa.
Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, terutama saat Ramadhan.
Memberi makan orang yang berpuasa juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)
7. Menjaga Lisan, Ucapan, dan Perbuatan
Puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga ucapan dan perbuatan.
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Bukhari)
8. Memperbanyak Doa, Dzikir, Shalawat, dan Istighfar
Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta istighfar.
Salah satu doa yang dianjurkan adalah “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi)
9. Berbuat Kebaikan dan Mendengarkan Ilmu
Selain ibadah ritual, Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak amal sosial, berbuat kebaikan kepada sesama, serta mendengarkan ceramah dan kajian keislaman guna menambah ilmu dan memperkuat iman.
10. Memperbaiki Niat yang Ikhlas dalam Beribadah
Amalan yang sering terlupakan namun sangat penting di bulan Ramadhan adalah memperbaiki niat dan menjaga keikhlasan dalam setiap ibadah.
Puasa, salat, sedekah, membaca Al-Qur’an, hingga amalan kecil sekalipun akan bernilai besar di sisi Allah SWT jika dilakukan dengan niat yang benar.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Di bulan Ramadhan, meluruskan niat menjadi kunci agar ibadah tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi benar-benar menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan niat yang ikhlas, amalan sederhana seperti menahan amarah, membantu sesama, atau menjaga lisan saat puasa pun dapat bernilai ibadah dan mendatangkan pahala berlipat ganda.
Berlomba Dalam Kebaikan di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah kesempatan emas yang belum tentu kembali kita jumpai di tahun berikutnya.
Dengan menjalankan amalan-amalan yang dianjurkan selama puasa Ramadhan, umat Islam diharapkan dapat meraih pahala berlipat ganda, pengampunan dosa, serta keberkahan hidup di dunia dan akhirat.
Semoga Ramadhan kali ini menjadi momen terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

