sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Aksi Vandalisme di Stasiun Bojong Gede menjadi sorotan publik setelah sebuah video memperlihatkan seorang pria mencoret fasilitas penunjuk arah di area Stasiun Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial.

KAI Commuter Indonesia (KCI) memastikan akan menelusuri identitas pelaku melalui rekaman CCTV yang terpasang di area stasiun.

Secara umum, vandalisme merupakan tindakan perusakan, pencoretan, atau penghancuran properti pribadi maupun fasilitas umum yang dilakukan secara sengaja dan kasar, seperti mencoret tembok, merusak patung, atau merusak keindahan alam, yang seringkali berasal dari rasa tidak puas atau frustrasi dan berdampak kerugian materiil serta sosial.

Aksi Vandalisme di Stasiun Bojong Gede Terekam Kamera, KCI Menindaklanjuti Pelaku Melalui CCTV

KCI menindaklanjuti aksi vadalisme tersebut setelah video kejadian ramai dibagikan sejak Minggu (25/1/2026).

Dalam rekaman, terlihat seorang pria mencoret rambu petunjuk arah menggunakan spidol hitam hingga aksinya dipergoki warga.

Usai ditegur, pelaku langsung melarikan diri dan naik ke tangga peron, kemudian pihak KCI pun memastikan proses penelusuran sedang berlangsung.

“Untuk laporannya tidak secara detail, namun karena vandalisme kami tentunya akan menindaklanjutinya,” kata Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, Senin (26/1/2026).

Leza menjelaskan, hingga kini pihaknya masih mengidentifikasi waktu kejadian serta pelaku melalui sistem pemantauan yang tersedia.

“Saat ini dalam identifikasi dan penelusuran oleh petugas melalui CCTV analytic,” katanya.

Detik-detik Aksi Terekam dan Reaksi Warganet

Video viral tersebut menampilkan seorang pria mengenakan celana jeans hitam, jaket warna army, topi hitam, serta wajah tertutup slayer hitam.

Dalam video, pria itu tampak mencoret rambu yang berada di dinding tangga stasiun kereta menggunakan spidol hitam, aksi tersebut menuai beragam reaksi dari warganet.

Sebagian mengecam tindakan pelaku, sementara lainnya mengapresiasi warga yang berani menegur langsung di lokasi.

“SDM Rendah” tulis @silvias***

“Kerennnn, makasih sudah berani speak up,” tulis @ridwan***

“Ada ya orang yang nyiapin sampe segitunya cuma buat nyoret-nyoret,” tulis @didik***