Pahala dan Keutamaan 10 Hari Pertama Puasa Ramadhan, Pintu Berkah dan Ampunan Terbuka Lebar!
HAIJAKARTA.ID- Tahukah kalian pahala dan keutamaan 10 hari pertama Puasa Ramadhan? Ternyata banyak keutamaan yang belum kita ketahui loh!
Bulan Ramadhan merupakan momentum istimewa yang selalu dinantikan umat Islam di seluruh dunia.
Bulan suci ini dikenal sebagai Syahrul Mubarak, bulan penuh keberkahan, rahmat, dan limpahan pahala dari Allah SWT.
Selama Ramadhan, umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, dengan setiap harinya memiliki keutamaan tersendiri.
Untuk memaksimalkan keberkahan tersebut, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amalan ibadah, seperti tadarus Al-Qur’an, shalat sunnah, memperbanyak doa, hingga bersedekah kepada sesama.
Menariknya, keutamaan bulan Ramadhan terbagi ke dalam tiga fase utama, yakni sepuluh hari pertama, sepuluh hari kedua, dan sepuluh hari terakhir.
5 Keutamaan Utama 10 Hari Pertama Puasa Ramadhan
Lantas, apa saja keutamaan 10 hari pertama puasa Ramadhan? Berikut ulasan lengkapnya.
1. Pintu Neraka Ditutup, Setan Dibelenggu
Sepuluh hari pertama Ramadhan menjadi awal turunnya rahmat Allah SWT. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi dan Ibnu Majah, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa saat Ramadhan tiba, pintu-pintu neraka ditutup, pintu surga dibuka, dan setan-setan dibelenggu.
Kondisi ini menjadikan suasana Ramadhan sebagai waktu terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak kebaikan dan menjauhi perbuatan maksiat.
2. Bulan yang Dipenuhi Rahmat Allah SWT
Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh rahmat, khususnya pada sepuluh hari pertama.
Hadis yang diriwayatkan Al-Baihaqi menyebutkan bahwa awal Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.
Meski sebagian ulama menilai sanad hadis tersebut tergolong dhaif, namun menurut penjelasan dari NU Online, hadis tentang keutamaan amal tetap boleh diamalkan selama berkaitan dengan fadhailul a’mal atau keutamaan beribadah.
3. Momentum Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Sepuluh hari pertama Ramadhan menjadi momen penting untuk memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Salah satu amalan utama yang dianjurkan adalah tadarus Al-Qur’an, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 185.
Membaca, memahami, dan merenungi Al-Qur’an di bulan Ramadhan menjadi sarana meningkatkan keimanan sekaligus melipatgandakan pahala.
4. Doa Lebih Mudah Dikabulkan
Ramadhan juga dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa, terutama pada sepuluh hari pertama. Waktu sahur, berbuka puasa, dan malam hari menjadi momen terbaik untuk memanjatkan doa.
Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan bahwa Allah SWT membebaskan hamba-Nya dari api neraka setiap siang dan malam Ramadhan, serta mengabulkan doa-doa mereka.
5. Allah SWT Memberi Perlindungan bagi Umat Nabi Muhammad SAW
Keutamaan lain dari sepuluh hari pertama Ramadhan adalah Allah SWT memberikan perhatian khusus kepada umat Nabi Muhammad SAW.
Dalam hadis yang diriwayatkan Ahmad dan Al-Baihaqi, disebutkan bahwa siapa pun yang dipandang Allah SWT di awal Ramadhan, maka ia tidak akan diazab selamanya.
Keutamaan ini menjadi dorongan kuat bagi umat Islam untuk memperbaiki diri sejak hari pertama Ramadhan.
Amalan yang Dianjurkan di 10 Hari Pertama Ramadhan
Selain memahami keutamaannya, umat Islam juga dianjurkan mengisi sepuluh hari pertama Ramadhan dengan amalan-amalan terbaik, di antaranya:
- Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an
- Memperbanyak sedekah kepada fakir miskin dan yang membutuhkan
- Memberi makan orang berbuka puasa
- Memperdalam ilmu agama
- Menahan hawa nafsu dan memperbaiki akhlak
- Shalat berjamaah dan memperbanyak ibadah sunnah
Ramadhan juga dikenal sebagai bulan sedekah, di mana setiap kebaikan akan dibalas dengan pahala berlipat ganda.
Tak heran jika banyak lembaga sosial, termasuk BAZNAS DKI Jakarta, mengajak masyarakat untuk menyalurkan sedekah melalui berbagai program kemanusiaan.
Keutamaan 10 hari pertama puasa Ramadhan merupakan anugerah besar dari Allah SWT yang tidak boleh disia-siakan.
Dengan memaksimalkan ibadah sejak awal Ramadhan, umat Islam dapat meraih rahmat, keberkahan, serta pahala yang melimpah.
Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, dan meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah dan berbagi kepada sesama.

