sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Cara membuat gorengan renyah dan garing untuk Takjil Ramadhan, Pokoknya Endul

Menjelang waktu berbuka puasa, gorengan selalu menjadi pilihan takjil favorit masyarakat.

Hampir di setiap sudut jalan, pasar Ramadhan, hingga lingkungan perumahan, aneka gorengan tersaji sebagai camilan pembuka sebelum menyantap hidangan utama.

Mulai dari pisang goreng, bakwan, tempe mendoan, risol, hingga jamur crispy, semuanya memiliki penggemar tersendiri.

Namun, di balik tingginya minat masyarakat terhadap gorengan, terdapat tantangan yang kerap dihadapi oleh penjual maupun pembuat gorengan rumahan, yakni menjaga tekstur gorengan agar tetap renyah, garing, dan tidak cepat melempem.

Terlebih saat bulan Ramadhan, gorengan umumnya sudah diproduksi sejak sore hari untuk persiapan waktu berbuka, sehingga membutuhkan teknik khusus agar kualitas rasa tetap terjaga.

Oleh karena itu, memahami cara membuat gorengan renyah dan garing untuk takjil Ramadhan menjadi hal penting, baik bagi pelaku usaha kecil, pedagang takjil musiman, maupun masyarakat yang ingin menyajikan camilan terbaik untuk keluarga di rumah.

Gorengan Jadi Takjil Favorit yang Selalu Dicari

Gorengan termasuk jenis takjil yang praktis, mudah dikonsumsi, dan memiliki harga terjangkau.

Selain itu, rasa gurih dan teksturnya yang renyah membuat gorengan mampu membangkitkan selera makan setelah seharian berpuasa.

Tidak heran jika permintaan gorengan cenderung meningkat signifikan selama bulan Ramadhan.

Bagi penjual, gorengan menjadi salah satu produk dengan perputaran cepat dan potensi keuntungan yang cukup menjanjikan.

Namun, jika gorengan mudah lembek atau berminyak, minat pembeli bisa menurun.

Di sinilah pentingnya teknik pengolahan yang tepat agar gorengan tetap garing meski telah disimpan beberapa jam.

Teknik Dasar Membuat Gorengan Tetap Renyah dan Garing

Ada beberapa langkah dan teknik yang perlu diperhatikan agar gorengan memiliki tekstur yang renyah lebih lama dan tidak cepat melempem:

1. Pemilihan dan Kombinasi Tepung

Kunci utama gorengan yang garing terletak pada jenis tepung yang digunakan. Kombinasi tepung terigu dengan tepung beras, tepung tapioka, atau maizena terbukti mampu menghasilkan lapisan luar yang lebih kering dan renyah.

Tepung beras dan tapioka membantu mengurangi kadar lembap pada adonan sehingga gorengan tidak mudah lembek.

2. Penggunaan Baking Powder atau Air Es

Penambahan baking powder dalam jumlah kecil dapat membantu membentuk rongga udara pada adonan.

Selain itu, penggunaan air es atau air dingin juga berperan penting dalam menciptakan efek kejut suhu saat digoreng, sehingga gorengan menjadi lebih crispy.

3. Teknik Mengaduk Adonan

Adonan gorengan sebaiknya tidak diaduk terlalu lama. Mengaduk berlebihan dapat membuat adonan menjadi elastis dan keras saat digoreng. Cukup aduk hingga semua bahan tercampur rata.

4. Minyak Goreng yang Banyak dan Panas Stabil

Minyak goreng harus benar-benar panas sebelum adonan dimasukkan. Minyak yang kurang panas akan membuat gorengan menyerap terlalu banyak minyak dan menjadi lembek.

Jumlah minyak yang cukup juga membantu gorengan matang merata.

5. Pengaturan Api Saat Menggoreng

Api sedang adalah pilihan terbaik. Api terlalu besar membuat gorengan cepat cokelat di luar tetapi belum matang di dalam, sementara api terlalu kecil menyebabkan gorengan berminyak dan tidak garing.

6. Cara Meniriskan Gorengan

Setelah digoreng, gorengan sebaiknya ditiriskan menggunakan saringan atau diletakkan di atas kertas minyak.

Hindari menumpuk gorengan saat masih panas karena uap air dapat terperangkap dan membuat tekstur menjadi lembek.

Jenis Gorengan yang Cocok untuk Takjil Ramadhan

Beberapa jenis gorengan berikut ini dikenal lebih tahan lama dan cocok dijadikan menu takjil Ramadhan maupun ide jualan:

1. Pisang Goreng Renyah

Pisang goreng tetap menjadi primadona. Dengan adonan yang tepat, pisang goreng dapat bertahan renyah meski disajikan beberapa jam setelah digoreng.

2. Jamur Crispy

Jamur enoki atau jamur tiram yang digoreng dengan teknik celupan basah dan kering menghasilkan tekstur garing berlapis dan tidak mudah melempem.

3. Bakwan Krispi

Bakwan dengan campuran sayuran dan adonan tepung khusus mampu memberikan sensasi renyah di luar dan lembut di dalam.

4. Risol Mayo

Meski memiliki isian saus yang creamy, risol tetap bisa renyah jika dibalut tepung panir dan digoreng dengan minyak panas.

5. Tempe Crispy atau Mendoan Kering

Tempe yang biasanya lembut dapat diolah menjadi gorengan garing dengan adonan yang lebih encer dan teknik penggorengan yang tepat.

Peluang Usaha Gorengan di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk memulai usaha gorengan.

Dengan modal yang relatif kecil, bahan baku mudah diperoleh, serta proses pembuatan yang sederhana, gorengan menjadi salah satu produk takjil paling potensial.

Menguasai cara membuat gorengan renyah dan garing untuk takjil Ramadhan tidak hanya membantu menjaga kualitas produk, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pembeli.

Gorengan yang renyah, tidak berminyak, dan tetap enak meski dingin akan lebih diminati dan berpeluang laris di pasaran.