sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Viral leher kucing diikat tali di Bali, yayasan harus bayar Rp 1 juta untuk selamatkan tiga dari empat ekor kucing yang diikat di depan sebuah rumah di Jalan Kebo Iwa, Gianyar, Bali.

Video yang memperlihatkan kondisi leher kucing terikat dan dibiarkan bahkan saat hujan deras mengguyur itu memicu kecaman warganet hingga polisi turun tangan meminta klarifikasi kepada pemiliknya, IGAI (45).

Video tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @yayasan_rumahsinggahclow. Dalam rekaman yang beredar, terlihat empat kucing dewasa diikat pada bagian leher dan dibiarkan berada di depan rumah.

Warganet menyayangkan tindakan pemilik rumah yang dianggap menelantarkan hewan peliharaannya. Unit Reskrim Polsek Gianyar kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Berdasarkan hasil klarifikasi, IGAI mengikat empat ekor kucing peliharaannya di depan rumah sekitar pukul 08.30 Wita. Kepada petugas, ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan karena belum memiliki kandang dan khawatir kucing-kucingnya akan kabur apabila dilepas,” ungkap Kasi Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Tiga Kucing Ditebus, Satu Tidak Diserahkan

Yayasan Rumah Singgah Clow yang berlokasi di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, mendatangi rumah pemilik kucing setelah menerima laporan masyarakat. Pihak yayasan memberikan pemahaman agar hewan peliharaan tidak diikat pada bagian leher.

Pihak yayasan juga meminta agar kucing-kucing tersebut diserahkan untuk dirawat di rumah singgah. Namun karena pemilik keberatan, yayasan akhirnya membayar Rp 1 juta agar tiga kucing dewasa bisa dibawa.

Dalam unggahan video yang beredar, akun pengunggah menuliskan:

“Kita akan perjuangin agar kucing putih bisa di Selamatkan, sebelumya kami terpaksa Tebus sebab gak ada yang mau di kasih awalnya kami tawar 500 rb gak mau malah minta 1 jt, untuk 3 kucing dewasa +”

Setelah itu, diketahui kucing tersebut dibawa ke klinik hewan guna melakukan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

“Selanjutnya (kucing) dibawa ke klinik hewan guna pemeriksaan kesehatan dan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, satu ekor kucing tidak diserahkan karena merupakan milik anak pemilik rumah,” imbuh Suardita.

Polisi telah melakukan sejumlah langkah setelah menerima pengaduan dugaan penyiksaan terhadap kucing tersebut. Aparat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mencatat identitas dan meminta keterangan pemilik hewan, serta melakukan patroli siber.

Reaksi Warganet

Kasus ini juga memicu reaksi keras dari pengguna media sosial.

“Kasih tau kak jangan miara kucing lagiii” tulis akun @fetty***

“Gimana mau rawat itu…orang bawa kucing aja lehernya diket ditarik pingin keplak mas2 yg narik kucing putih,” tulis @abii***

“Eh dy tawar menawar. org kl syg kucing jangan kan nentuin angka keucap aja ngga bakalan tega. dadong lu disumpah CL se Indonesia. hati” hidup mu ga akan baik” saja.” tulis @mommy.vi***