sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Peristiwa tragis kembali terjadi di wilayah Jakarta Barat. Seorang pria tertemper kereta di perlintasan Angke tepatnya di kawasan Tambora, Kamis (19/2) malam.

Korban berinisial MZJ (24) dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kronologi Pria Tertemper Kereta di Perlintasan Angke

Panit Reskrim Polsek Tambora Ipda Priyo Purnomo membenarkan adanya insiden pria tertemper kereta di perlintasan angke tersebut.

“Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Priyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diketahui sudah berada di sekitar palang rel sebelum kereta melintas.

“Saksi melihat korban berdiri tepat di depan palang pintu perlintasan kereta api,” ujar Priyo.

Ia menjelaskan, saat kereta melaju dari arah Kampung Bandan menuju Stasiun Angke, korban tiba-tiba bergerak ke arah rangkaian kereta.

Menurut keterangan kepolisian, korban langsung tertabrak dan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban untuk penanganan lebih lanjut.

Insiden Serupa Terjadi Sehari Sebelumnya

Peristiwa pria tertemper kereta di perlintasan angke ini menambah daftar kecelakaan di jalur rel wilayah Jakarta Barat.

Sehari sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di perlintasan rel Jalan Pesing Koneng, Kebon Jeruk.

Dalam insiden tersebut, korban bahkan sempat terpental hingga masuk ke kali usai tertabrak kereta.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan kondisi korban saat ditemukan.

“Korban mengalami luka robek di bagian kepala. Tangan serta kaki mengeluarkan darah, dan dinyatakan meninggal dunia di tempat,” ujar Joko, Rabu (18/2) malam.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api, apalagi berdiri di area perlintasan saat kereta akan melintas.

Selain membahayakan diri sendiri, tindakan tersebut juga berpotensi mengganggu perjalanan kereta dan keselamatan penumpang.

Kasus pria tertemper kereta di perlintasan angke saat ini masih dalam penanganan aparat guna memastikan kronologi lengkap kejadian