sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Kapan Idul Fitri 2026? Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, informasi mengenai kapan Hari Raya Idul Fitri akan dirayakan selalu menjadi topik yang paling banyak dicari oleh masyarakat.

Hal ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ibadah, tetapi juga berkaitan dengan berbagai persiapan yang perlu dilakukan menjelang hari besar umat Islam tersebut.

Hal yang sama juga mulai terlihat menjelang Lebaran 2026. Banyak masyarakat yang sudah mulai mencari informasi mengenai perkiraan tanggal Idul Fitri agar dapat merencanakan berbagai kebutuhan sejak lebih awal.

Berbagai rencana biasanya mulai disusun jauh sebelum hari raya tiba, seperti merencanakan perjalanan mudik ke kampung halaman, mengatur jadwal liburan bersama keluarga, hingga menyiapkan berbagai kebutuhan rumah tangga dan hidangan khas Lebaran.

Di Indonesia sendiri, penentuan awal bulan Syawal yang menandai datangnya Hari Raya Idul Fitri dilakukan melalui beberapa metode yang digunakan oleh organisasi keagamaan serta pemerintah.

Organisasi Islam besar seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah memiliki pendekatan yang berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Sementara itu, pemerintah menetapkan tanggal resmi Lebaran melalui mekanisme sidang isbat yang melibatkan berbagai pihak terkait.

Perkiraan Lebaran 2026 Berdasarkan Kalender Hijriah

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah serta data astronomi yang tersedia, Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 diperkirakan jatuh pada tanggal 20 Maret 2026.

Tanggal tersebut dapat terjadi apabila bulan Ramadan 1447 Hijriah berlangsung selama 29 hari.

Jika hilal atau bulan sabit muda sudah terlihat pada akhir bulan Ramadan, maka keesokan harinya langsung ditetapkan sebagai awal bulan Syawal.

Namun demikian, terdapat kemungkinan lain apabila hilal tidak terlihat pada saat pemantauan. Jika kondisi tersebut terjadi, maka jumlah hari puasa akan disempurnakan menjadi 30 hari.

Apabila Ramadan berlangsung selama 30 hari, maka kemungkinan besar Idul Fitri 2026 akan jatuh pada tanggal 21 Maret 2026.

Karena itu, kepastian tanggal Lebaran biasanya baru dapat diumumkan setelah dilakukan proses pemantauan hilal pada akhir bulan Ramadan.

Perkiraan Lebaran 2026 Versi Muhammadiyah

Sementara itu, organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan lebih awal perkiraan tanggal Hari Raya Idul Fitri 2026.

Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 mengenai penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada tanggal 20 Maret 2026.

Penetapan tersebut didasarkan pada metode hisab yang digunakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Metode ini menggunakan perhitungan astronomi yang telah ditentukan melalui prinsip serta parameter tertentu dalam sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Dalam perhitungan tersebut dijelaskan bahwa ijtima atau konjungsi bulan menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01:23:28 UTC.

Pada saat matahari terbenam di hari tersebut, sebelum pukul 24:00 UTC terdapat wilayah yang telah memenuhi Parameter Kalender Global (PKG).

Dengan terpenuhinya parameter tersebut, Muhammadiyah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 dan berlaku secara global.

Perkiraan Lebaran 2026 Versi Nahdlatul Ulama

Berbeda dengan Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab, Nahdlatul Ulama (NU) menentukan awal bulan Hijriah melalui metode rukyatul hilal.

Metode ini dilakukan dengan cara melakukan pengamatan langsung terhadap keberadaan hilal setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Ramadan.

Pemantauan hilal biasanya dilakukan di berbagai lokasi yang telah ditentukan di seluruh wilayah Indonesia. Tim pengamat hilal akan mengamati apakah bulan sabit muda sudah dapat terlihat atau belum.

Apabila hilal berhasil terlihat, maka keesokan harinya langsung ditetapkan sebagai 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri. Namun apabila hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari.

Karena metode ini bergantung pada hasil pengamatan langsung di lapangan, maka tanggal pasti Lebaran versi NU biasanya baru dapat dipastikan mendekati akhir bulan Ramadan.

Meski demikian, berdasarkan perhitungan astronomi awal, Idul Fitri 2026 juga diperkirakan berpotensi jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026.

Penetapan Lebaran oleh Pemerintah

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum menetapkan secara resmi tanggal Hari Raya Idul Fitri 2026.

Penetapan tanggal resmi Lebaran biasanya dilakukan melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sidang isbat tersebut melibatkan berbagai pihak, seperti perwakilan organisasi keagamaan, para ahli astronomi, serta lembaga terkait lainnya.

Sidang isbat untuk menentukan awal bulan Syawal diperkirakan akan dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan tanggal 29 Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam sidang tersebut, pemerintah akan mempertimbangkan dua sumber utama, yaitu hasil pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia serta data perhitungan astronomi dari para ahli.

Selain itu, perkiraan tanggal Lebaran juga dapat dilihat melalui Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Dalam kalender tersebut, Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Mengapa Tanggal Lebaran Bisa Berbeda?

Perbedaan tanggal Idul Fitri terkadang dapat terjadi karena adanya perbedaan metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan perbedaan tersebut antara lain:

  • Perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah
  • Kriteria ketinggian hilal yang digunakan oleh masing-masing lembaga
  • Perbedaan metode perhitungan astronomi
  • Kondisi cuaca yang memengaruhi proses pengamatan hilal

Jika hilal tidak dapat terlihat karena faktor cuaca atau karena posisinya belum memenuhi kriteria tertentu, maka bulan Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari.

Meskipun perbedaan tanggal Lebaran pernah terjadi di beberapa tahun sebelumnya, dalam beberapa tahun terakhir penetapan Idul Fitri di Indonesia sering kali berlangsung bersamaan karena adanya pendekatan kriteria yang semakin mendekati kesepakatan bersama.

Persiapan Masyarakat Menjelang Hari Raya

Mengetahui perkiraan tanggal Lebaran sejak awal tentu sangat membantu masyarakat dalam merencanakan berbagai kebutuhan menjelang hari raya.

Ada beberapa hal yang biasanya mulai dipersiapkan oleh masyarakat, di antaranya:

  • Merencanakan perjalanan mudik ke kampung halaman
  • Membeli tiket transportasi lebih awal
  • Menyiapkan zakat fitrah sebelum hari raya
  • Membeli kebutuhan Lebaran seperti pakaian dan bahan makanan
  • Menyiapkan berbagai hidangan khas Idul Fitri

Selain itu, banyak keluarga juga mulai membersihkan rumah serta menata kembali lingkungan tempat tinggal untuk menyambut kedatangan sanak saudara dan tamu yang berkunjung.

Berdasarkan berbagai perhitungan kalender Hijriah dan data astronomi, Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada tanggal 20 Maret 2026 apabila Ramadan berlangsung selama 29 hari.

Muhammadiyah kemungkinan besar menetapkan tanggal tersebut melalui metode hisab yang telah ditentukan dalam maklumat resmi organisasi.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama masih akan menunggu hasil pengamatan hilal pada akhir Ramadan sebelum menetapkan tanggal resmi Lebaran.

Adapun pemerintah Indonesia akan menentukan tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat yang diperkirakan digelar pada 19 Maret 2026.