sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Sebanyak 512 kepala keluarga (KK) dengan total 1.675 jiwa di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terdampak banjir akibat cuaca ekstren pada Minggu (5/4/2026). Bencana ini terjadi setelah sejumlah sungai di wilayah tersebut meluap.

“Selama dua hari ini yang memang kita sangat rasakan, baik di hari Minggu maupun hari Senin. Jumlah kepala keluarga ada 512 dengan jumlah jiwa 1.675 jiwa,” kata Camat Tigaraksa, Cucu Abdul Rrosied, Senin (6/4/2026).

Sungai Meluap hingga 1,5 Meter

Cucu menjelaskan, banjir melanda tujuh desa/kelurahan yakni Desa Margasari, Kelurahan Kadu Agung, Desa Matagara, Desa Pasir Nangka, Desa Pasir Bolang, Desa Cisereh, dan Desa Pematang.

Seluruh wilayah tersebut terdampak akibat luapan sungai yang mengelilingi kawasan permukiman.

“Ini akibat luapan Sungai Cimanceuri, Cipayaeun, dan anak Sungai Ciranjeuen yang mengakibatkan tujuh desa di delapan titik terdampak. Dan terjadi ini akibat meluapnya Sungai Cimanceuri dan kiriman dari wilayah Bogor,” terangnya.

Ia menyebutkan, ketinggian air sempat mencapai hingga 1,5 meter. Namun saat ini, sebagian wilayah mulai berangsur surut.

“Rata-rata ketinggian air terpantau sampai hari ini antara 40 cm, 80 cm, hingga 1,5 meter,” ucapnya.

Akses Jalan Terganggu, Pemda Koordinasi Penanganan

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan akses jalan umum di sejumlah titik terputus. Salah satunya terjadi di kawasan industri.

“Akses yang terputus itu ada di kawasan industri. Kebetulan di kawasan Olek itu, pihak perusahaan karena memang ini sudah rutin mereka lakukan, adalah dengan mobil (mobil besar),” paparnya.

Pemerintah Kecamatan Tigaraksa kini tengah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk penanganan dampak banjir, termasuk perbaikan tanggul sungai yang jebol.

“Dan insyaallah nanti di anggaran perubahan ini akan dibangun. Mudah-mudahan itu juga akan menjadi solusi bagaimana di Perumahan Mustika, baik itu Desa Pasir Nangka maupun Desa Matagara ini bisa tertangani dengan baik,” kata Cucu.