sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Peristiwa kebakaran SPBE di Bekasi menimbulkan korban jiwa dan luka-luka setelah insiden terjadi di wilayah Mustikajaya, Kota Bekasi.

Kebakaran yang melanda SPBE PT Indogas Andalan Kita ini berdampak luas, tidak hanya pada pekerja, tetapi juga warga sekitar.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya pada Rabu (1/4/2026) malam.

Kebakaran SPBE di Bekasi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sri Wijayanti Anggraini, mengungkapkan jumlah korban dalam insiden ini mencapai 22 orang.

“Sebanyak 11 orang masih menjalani perawatan, 2 orang meninggal dunia, dan 9 korban lainnya sudah diperbolehkan pulang,” ujar Satia melalui pesan, Selasa (7/4/2026).

Namun, identitas korban yang masih menjalani perawatan belum diungkapkan secara rinci oleh pihak berwenang.

Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, menjelaskan bahwa sebagian besar korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan tinggi.

“Ada yang masih dirawat di rumah sakit. Rata-rata mengalami luka bakar di atas 50 persen. Ada juga yang sudah menjalani rawat jalan,” katanya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak kebakaran SPBE di Bekasi cukup parah, terutama bagi korban yang berada dekat dengan lokasi kejadian.

Puluhan Keluarga Terdampak Kebakaran

Selain korban jiwa dan luka, kebakaran ini juga berdampak pada puluhan keluarga.

Tercatat sebanyak 39 kepala keluarga (KK) terdampak, terdiri dari 35 KK warga Kota Bekasi dan 4 KK dari luar daerah.

Data tersebut akan digunakan sebagai dasar dalam pembahasan rencana kompensasi bagi para korban.

“Proses ganti rugi akan segera dibahas. Hari Kamis nanti kami akan mengadakan rapat dengan mengundang pihak pemilik perusahaan gas tersebut,” ujar Maka.

Meski demikian, bentuk dan mekanisme ganti rugi masih menunggu hasil pembahasan lebih lanjut.

Akibat kebakaran SPBE di Bekasi, sejumlah warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan dan tidak lagi layak ditempati.

Saat ini, warga terdampak memilih tinggal sementara di rumah kerabat maupun tetangga sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah.

Fasilitas Umum Ikut Terdampak

Tidak hanya permukiman warga, kebakaran juga merusak sejumlah fasilitas di sekitar lokasi. Di antaranya:

  • Area SPBE PT Indogas Andalan Kita
  • Dua kios
  • Satu lapak rongsok
  • Satu lapak nasi goreng
  • Satu mushala (rusak ringan)
  • Satu warung kopi

Kerusakan ini menambah dampak ekonomi bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari usaha kecil di sekitar lokasi.