Viral Dugaan Jual Beli Kartu Transportasi Gratis Jakarta, Pramono Minta Ditindak Tegas
HAIJAKARTA.ID – Praktik dugaan jual beli kartu layanan transportasi gratis di Jakarta viral di media sosial. Unggahan tersebut memperhatikan adanya akun yang menawarkan kartu fasilitas transportasi gratis bagi kelompok penerima manfaat tertentu.
Viral Dugaan Jual Beli Kartu Transportasi Gratis Jakarta
Sebelumnya, dilihat oleh haijakarta.id pada Rabu, (20/5/2026) salah satu akun X @txttransportasiumum mengunggah dugaan adanya pihak yang memperjualbelikan peluang mendapatkan kartu layanan gratis bagi 15 golongan khusus penerima manfaaat.
“Oh jadi gini, sudah mulai ada yang berani memperjualbelikan Kartu Layanan Gratis (KLG) 15 golongan khusus ya… Tolong diperketat & ditindaklanjuti @pt_transjakarta,” tulis akun tersebut.
“Sesuai aturan, KLG hanya boleh diberikan, dimiliki, & digunakan untuk 15 golongan khusus saja. Kalau sudah sampai diperjualbelikan & dipindah-tangankan begini sudah menjadi penyalahgunaan namanya,” lanjut unggahan itu.
Kemudian, temuan tersebut turut mendapat perhatin dari Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo. Ia menyebut pihaknya tengah menindaklanjuti dugaan tersebut, termasuk kemungkinan adanya penyalahgunaan akses dalam proses penertiban kartu.
Pramono Minta Ditindak Tegas
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku telah megetahui kabar tersebut. Ia pun memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengusutan hingga penindakan terhadap pihak yang terlibat.
“Saya kebetulan mengikuti dan saya meminta untuk siapa pun yang melakukan itu, termasuk kalau kemudian ada indikasi keterlibatan orang dalam, maka saya minta untuk diambil tindakan yang tegas,” ucap Pramono pada Rabu, (20/5/2025).
Pramono menegaskan, pengaturan sistem transportasi di Jakarta, termasuk mekanisme kepemilikan kartu layanan transportasi gratis, dilakukan secara transparan dan terbuka. Karena itu, ia meminta persoalan tersebut ditindaklanjuti secara serius.
“Karena sekarang ini bagian dari transportasi untuk pengaturan sistem transportasi di Jakarta, termasuk kartu yang dimiliki itu dilakukan secara transparan dan terbuka,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas layanan publik, termasuk di sektor transportasi. Menurutnya, sistem yang sudah dibangun secara terbuka tidak boleh disalahgunakan oleh pihak tertentu.
“Kalau kemudian ada indikasi keterlibatan orang dalam, maka saya minta untuk diambil tindakan yang tegas,” pungkasnya.
Reaksi Warganet Soroti Penyalahgunaan KLG
Unggahan tersebut pun memicu beragam tanggapan dari warganet.
“Yuk in this economy trus korupsi merampas hak orang kecil? You’re the cancer in this economy,” tulis akun @yett***
“kak!! aku mau ngadu!!. temenku. dia sengaja make kartu ortunya. ga sebenernya gpp sih, karna ortunya g make juga (jarang naik transum). tapi aku kezelnya tuh.. dia jd bisa bebas kmn aja. FREE. tp aku kan gbs :”).. ya.. ada secuil rasa iri aja sih :”).. tp gpp.. semoga aku lekas diberi rezeki berupa pekerjaan. biar bisa lebih bermakna lagi dalam membagi kebutuhan uangku. aamiin…” tulis akun @yrmin***
“kenapa ya orang orang nih,” tulis akun @commuti***

