CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan Pada 31 Mei 2026, Dishub DKI Fokus Atur Kelancaran Ibadah dan Lalu Lintas!
HAIJAKARTA.ID- CFD Sudirman-Thamrin ditiadakan pada 31 Mei 2026, kebijakan tersebut diambil karena pelaksanaan CFD bertepatan dengan peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE.
Keputusan itu diumumkan langsung oleh Dishub DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya pada Rabu (27/5).
Penghentian sementara CFD dilakukan guna mendukung kelancaran kegiatan keagamaan serta pengaturan arus lalu lintas selama momentum Waisak berlangsung.
Dalam keterangannya, Dishub menyebutkan bahwa peniadaan CFD mengacu pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.
Pada aturan tersebut dijelaskan bahwa CFD dapat dibatalkan apabila terdapat kegiatan khusus berskala nasional, internasional, maupun hari besar keagamaan yang membutuhkan pengaturan lalu lintas secara khusus.
“HBKB Minggu, 31 Mei 2026 ditiadakan sehubungan dengan Hari Raya Waisak 2570,” tulis Dishub DKI Jakarta dalam pengumumannya.
Penyesuaian Lalu Lintas Selama Libur Keagamaan
Selain meniadakan CFD, Dishub DKI Jakarta juga melakukan penyesuaian kebijakan transportasi lainnya selama periode libur keagamaan.
Salah satunya dengan menonaktifkan sementara aturan ganjil-genap di 25 ruas jalan utama ibu kota pada Rabu (27/5) dan Kamis (28/5) dalam rangka libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kelonggaran mobilitas masyarakat selama masa libur nasional dan kegiatan ibadah berlangsung.
Sistem ganjil-genap sendiri memang tidak diberlakukan pada akhir pekan maupun hari libur nasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Dishub menegaskan bahwa selama masa penyesuaian tersebut, masyarakat tetap diminta mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan di sejumlah titik strategis Jakarta.
Potensi Kepadatan di Kawasan Protokol
Dengan ditiadakannya CFD dan penghentian sementara sistem ganjil-genap, pola lalu lintas di kawasan protokol Jakarta diperkirakan mengalami perubahan signifikan.
Sejumlah titik di sekitar rumah ibadah, pusat wisata, dan jalur utama ibu kota diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur panjang akhir Mei 2026.
Kawasan Sudirman-Thamrin yang biasanya steril dari kendaraan saat CFD kemungkinan kembali dipadati kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Karena itu, aparat gabungan dari Dishub dan kepolisian akan disiagakan untuk mengantisipasi kemacetan serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Waisak Diperkirakan Ramai Kegiatan Keagamaan
Momentum Hari Raya Waisak tahun ini juga diperkirakan akan dipadati kegiatan keagamaan di berbagai daerah, termasuk Jakarta dan kawasan wisata religi seperti Candi Borobudur di Jawa Tengah.
Ribuan umat Buddha diperkirakan mengikuti rangkaian ibadah dan perayaan Waisak yang digelar secara nasional.
Pemerintah daerah pun melakukan sejumlah penyesuaian kebijakan publik agar kegiatan ibadah berlangsung aman, nyaman, dan tertib tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara umum.

