Sopir Truk Wing Box Kecelakaan Maut di Bekasi Diamankan Polisi, Penyebab Masih Diselidiki
HAIJAKARTA.ID – Kepolisian mengamankan sopir truk wing box berinisial JRL setelah kecelakaan yang menewaskan satu orang dan melukai sejumlah pengendara di Simpang Kampus Unisma, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (29/6/2026).
Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu Inspektur Polisi Satu Asep Triana mengatakan pengemudi truk telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
“Sopir sudah diamankan,” kata Asep pada Senin, (29/6/2026).
Selain mengamankan pengemudi, polisi menyita truk dan sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Asep mengatakan penyidik masih berfokus pada penanganan korban serta penyelidikan penyebab kecelakaan sehingga hasil pemeriksaan terhadap pengemudi belum dapat disampaikan.
Polisi Dalami Dugaan Rem Blong dan Periksa Sopir
Berdasarkan keterangan sementara, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat truk melaku dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi. Kendaraan tersebut diduga tetap melaju ketika lampu lalu lintas telah menyala merah.
“Keterangan sementara dari saksi menyebut truk tetap melaku saat lampu merah. Kami masih memastikan apakah penyebabnya rem blong atau ada faktor lain,” kata Asep.
Menurut Asep, penyidik masih mendalami dugaan kegagalan sistem pengereman dengan memeriksa kondisi teknis kendaraan dan mengumpulkan keterangan saksi.
1 Pengemudi Ojol Tewas
Kecelakaan tersebut menyebabkan pengemudi ojek online (ojol) berinisial S (42) tewas di lokasi kejadian karena luka berat di bagian kepala, sedangkan lima orang lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis.
Sejumlah saksi menyebut truk melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak antrean sepeda motor yang berhenti di lampu lalu lintas. benturan menyebabkan beberapa sepeda motor terseret dan mengalami kerusakan.
Selain itu, sembilan pengendara lainnya mengalami luka-luka, sementara sedikitnya lima sepeda motor rusak akibat benturan.
“Yang meninggal satu orang, ojol,” ujar saksi mata, Bayu Kusuma (24), saat ditemui di lokasi kejadian.
Kronologi dari Saksi
Truk melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Bekasi sebelum memasuki persimpangan. Saat itu, lampu lalu lintas untuk kendaraan dari arah Jakarta sudah menunjukkan lampu merah.
Namun, truk tetap melaju hingga menghantam deretan sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu hijau.
Setelah menabrak kendaraan yang berhenti di lampu merah, truk masih terus melaju dan kembali menghantam pengendara dari arah Tol Bekasi Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi.
“Ada sekitar lima sepeda motor yang mengalami kerusakan akibat tabrakan tersebut,” ujar Bayu.
Ia menduga truk mengalami rem blong karena sejak jauh sebelum tiba di persimpangan, kendaraan tersebut sudah melaju dengan kecepatan tinggi.
“Mobilnya sempat oleng ke kiri, dan di sebelah kiri banyak motor yang lagi berhenti,” kata dia.
Kondisi lalu lintas dari arah Jakarta saat kejadian tidak terlalu padat. Namun, arus sepeda motor cukup ramai karena bertepatan dengan jam berangkat kerja.
Tanggapan Dishub
Sementara itu, petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Hardi Sanusi, mengatakan, penyebab pasti kecelakaan masih belum dapat dipastikan. Menurut dia, kecelakaan diduga terjadi ketika kendaraan melintas di persimpangan saat pergantian lampu lalu lintas.
“Mobil truknya kencang. Kebetulan posisinya nanggung, mau merah. Tapi ada yang enggak sabar jalan. Nah, yang dari SMP 2 kencang, langsung tabrak,” ujar Hardi.
Meski demikian, Hardi belum dapat memastikan dugaan rem blong sebagaimana disampaikan saksi. Sebab, berdasarkan pengamatannya, truk masih sempat melakukan pengereman sebelum terjadi tabrakan.
“Kalau rem blong, enggak mungkin ngerem,” katanya.
Ia juga belum bisa memastikan jumlah kendaraan yang terlibat karena saat kejadian fokus membantu proses evakuasi korban sekaligus mengurai kemacetan.
“Jumlah motornya saya enggak lihat pasti karena kami harus mengurai lalu lintas. Kondisi korban yang tergeletak juga parah,” ujar dia.
Menurut Hardi, korban meninggal mengalami luka paling berat, sedangkan sejumlah korban lain terpental akibat kerasnya benturan. Saat ini, sopir truk sudah dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk dimintai keterangan.
Sedangkan korban meninggal dibawa ke RSUD Kota Bekasi.

