Pemerintah Batasi Kuota Magang Maksimal 20% dari Jumlah Karyawan Perusahaan, Cegah Penyalahgunaan Tenaga Kerja!
HAIJAKARTA.ID- Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan pelaksanaan Program Magang Nasional 2026 akan diawasi lebih ketat.
Selain meningkatkan kuota peserta menjadi 150.000 orang, pemerintah juga menerapkan pembatasan jumlah peserta magang di setiap perusahaan serta melakukan seleksi terhadap jenis pekerjaan yang ditawarkan agar benar-benar memberikan pengalaman kerja yang sesuai dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan peningkatan kuota tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memperluas kesempatan lulusan baru memperoleh pengalaman kerja.
“Tahun ini kuota Program Magang Nasional meningkat dari 100 ribu menjadi 150 ribu peserta. Ini merupakan langkah besar pemerintah untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja muda,” ujar Yassierli dalam acara Economic Update CNBC Indonesia, Jumat (3/7/2026).
Kuota Magang Perusahaan Maksimal 20 Persen
Meski jumlah peserta bertambah, pemerintah tidak memberikan keleluasaan kepada perusahaan untuk menerima peserta magang tanpa batas.
Kemnaker menetapkan jumlah peserta magang di setiap perusahaan maksimal hanya 20 persen dari total karyawan organik.
Kebijakan tersebut dibuat untuk mencegah praktik penyalahgunaan program magang sebagai pengganti tenaga kerja tetap.
Menurut Yassierli, pemerintah tidak ingin perusahaan memanfaatkan program ini hanya karena uang saku peserta ditanggung negara sehingga merekrut peserta magang secara berlebihan.
Selain jumlah peserta, pemerintah juga akan mengevaluasi posisi magang yang diajukan perusahaan agar benar-benar mendukung peningkatan kompetensi peserta.
Posisi Administratif Akan Disaring
Kemnaker menegaskan tidak semua posisi magang akan disetujui. Posisi yang dinilai tidak sesuai dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi, seperti pekerjaan administratif sederhana atau resepsionis, akan melalui proses evaluasi ketat.
Setiap perusahaan diwajibkan menyampaikan uraian pekerjaan (job description) secara rinci saat mendaftarkan posisi magang.
Langkah ini dilakukan agar peserta memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan bidang keilmuan serta kemampuan analitis yang dimiliki.
Pemerintah juga menargetkan setiap peserta memperoleh sertifikasi kompetensi setelah menyelesaikan program magang sebagai nilai tambah ketika memasuki dunia kerja.
Jadwal Seleksi Dimulai Juli
Saat ini Program Magang Nasional memasuki tahap pendaftaran perusahaan. Selama dua pekan pertama Juli 2026, perusahaan dapat mendaftarkan posisi magang yang tersedia.
Selanjutnya, calon peserta akan mulai memilih lowongan pada 15–28 Juli 2026, sebelum perusahaan melaksanakan proses seleksi. Adapun pelaksanaan program dijadwalkan mulai 10 Agustus 2026.
Pemerintah Dorong Penyebaran ke Seluruh Daerah
Kementerian Ketenagakerjaan juga ingin memastikan kesempatan magang tidak hanya terpusat di wilayah Jakarta.
Karena itu, Kemnaker menggandeng Dinas Ketenagakerjaan di berbagai daerah untuk mengajak lebih banyak perusahaan bergabung sehingga peserta memiliki pilihan lokasi magang yang lebih beragam dan manfaat program dapat dirasakan secara merata di seluruh Indonesia.
“Tidak hanya di Jakarta, kami ingin kesempatan magang tersebar ke berbagai daerah sehingga lebih banyak perusahaan dan lulusan dapat merasakan manfaatnya,” kata Yassierli.
Antusiasme Perusahaan Terus Meningkat
Menurut Kemnaker, minat perusahaan terhadap Program Magang Nasional terus bertambah setelah pelaksanaan perdana pada tahun sebelumnya dinilai berjalan baik.
Pada 2025, sekitar 8.000 perusahaan dan institusi berpartisipasi dalam program tersebut.
Tahun ini pemerintah optimistis jumlah mitra akan meningkat karena semakin banyak perusahaan yang melihat manfaat program sekaligus kepastian dukungan pemerintah terhadap pembiayaan uang saku peserta.
Di sisi lain, antusiasme lulusan perguruan tinggi juga dinilai semakin tinggi karena program ini menjadi salah satu jalur memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi resmi.
Jadwal Penting Program Magang Nasional 2026
- Kuota peserta: 150.000 orang
- Pendaftaran perusahaan: awal Juli 2026
- Pemilihan lowongan oleh peserta: 15–28 Juli 2026
- Pelaksanaan program dimulai: 10 Agustus 2026
- Batas peserta magang di perusahaan: maksimal 20% dari jumlah karyawan organik
- Target akhir program: pengalaman kerja dan sertifikasi kompetensi.

