sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian operasional pada 17 rute layanan serta mengubah jam operasional lima layanan Transjakarta sebagai dampak rekayasa lalu lintas selama penyelenggaraan Kostrad Run dan Smartfren Run 2026 di kawasan Jakarta.

Penyesuaian ini dilakukan guna mendukung kelancaran pelaksanaan kedua ajang lari tersebut sekaligus meminimalkan dampak kemacetan di sejumlah ruas jalan yang menjadi lintasan peserta.

Melalui informasi resmi yang disampaikan di akun Instagram @infotije, Transjakarta meminta seluruh pelanggan untuk menyesuaikan rencana perjalanan dan memanfaatkan aplikasi TJ:Transjakarta guna memperoleh informasi layanan secara real time.

Penyesuaian Berlaku Sejak Pagi Hari

Modifikasi layanan diberlakukan mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB. Sementara itu, lima layanan Transjakarta baru mulai beroperasi pada pukul 10.00 WIB setelah rekayasa lalu lintas selesai diterapkan.

Selama periode tersebut, sejumlah rute mengalami pengalihan jalur, pemendekan layanan, hingga penghentian sementara pelayanan di beberapa halte yang berada di sekitar kawasan terdampak.

Koridor 1 Dialihkan Lewat Tol Dalam Kota

Salah satu perubahan terbesar terjadi pada rute Blok M–Kota (Koridor 1). Bus Transjakarta dialihkan melalui Koridor 13 dan Koridor 9 melewati Tol Dalam Kota.

Meski mengalami pengalihan, pelanggan masih dapat menggunakan layanan di sejumlah halte seperti Tegal Mampang, Rawa Barat, Pasar Santa, Kota Bambu, Kuningan, Petojo, Tarakan, hingga Tomang Raya.

Sementara itu, halte di kawasan pusat kota seperti Monumen Nasional (Monas) hingga Kejaksaan Agung untuk sementara tidak dilayani selama rekayasa lalu lintas berlangsung.

Sejumlah Rute Lain Ikut Mengalami Penyesuaian

Selain Koridor 1, beberapa rute lain juga mengalami perubahan operasional, di antaranya:

  • Pantai Maju–Balai Kota (1A) tidak melayani Halte Monumen Nasional dan Balai Kota, tetapi dialihkan menuju Halte Pecenongan dan Juanda.
  • Blok M–Ancol (1W) dipersingkat hanya sampai Kemanggisan sehingga tidak melayani perjalanan menuju Ancol.
  • Pulo Gadung–Monumen Nasional (2) tidak melayani Halte Monumen Nasional, Balai Kota, dan Gambir 2.
  • Pulo Gadung–Rawa Buaya (2A) dialihkan melalui Juanda, melayani Halte Gambir, Istiqlal, Juanda, serta Pecenongan, namun tidak melayani Balai Kota dan Gambir 2.

Kalideres–Monumen Nasional via Veteran (3) juga mengalami pengalihan dengan tidak melayani Halte Monumen Nasional dan dialihkan menuju Halte Pecenongan serta Juanda.

Selain rute-rute tersebut, sejumlah layanan lainnya turut mengalami penyesuaian sesuai kondisi rekayasa lalu lintas di lapangan.

Transjakarta Imbau Pelanggan Cek Informasi Sebelum Berangkat

Manajemen Transjakarta mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi perjalanan sebelum berangkat.

Penumpang disarankan memanfaatkan aplikasi resmi TJ:Transjakarta maupun kanal media sosial resmi perusahaan agar dapat mengetahui perubahan rute, halte yang tidak beroperasi sementara, serta jadwal layanan terbaru.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pelanggan memilih alternatif perjalanan yang lebih efisien sehingga aktivitas tetap berjalan lancar meskipun terdapat pengaturan lalu lintas selama berlangsungnya kegiatan olahraga berskala besar di Ibu Kota.

Rekayasa Lalu Lintas untuk Dukung Kelancaran Acara

Rekayasa lalu lintas merupakan prosedur yang rutin diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama kepolisian ketika berlangsung kegiatan yang melibatkan banyak peserta, seperti ajang olahraga, acara kenegaraan, maupun perayaan besar.

Melalui penyesuaian operasional ini, Transjakarta berupaya menjaga mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan Kostrad Run dan Smartfren Run 2026 tanpa mengabaikan aspek keselamatan serta kenyamanan pengguna transportasi publik.