sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Bersamaan dengan itu, seluruh peserta didik baru jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 yang diselenggarakan selama lima hari pada pekan pertama masuk sekolah.

Pelaksanaan MPLS mengacu pada Buku Rujukan MPLS Ramah yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program ini dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal warga sekolah, memahami budaya belajar, sekaligus membangun karakter sejak hari pertama.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa MPLS tidak lagi berorientasi pada kegiatan perpeloncoan ataupun aktivitas yang memberatkan peserta didik.

Sebaliknya, seluruh rangkaian kegiatan mengedepankan pendekatan yang ramah anak, aman, menyenangkan, inklusif, dan mendukung kesehatan fisik maupun mental siswa.

MPLS Berlangsung Selama Lima Hari

Secara umum, MPLS dilaksanakan selama lima hari. Namun, sekolah berasrama, sekolah luar biasa (SLB), maupun satuan pendidikan layanan khusus dapat menyesuaikan durasi pelaksanaannya sesuai kebutuhan masing-masing.

Materi yang diberikan terbagi menjadi dua kelompok, yakni materi utama dan materi pilihan.

Materi utama meliputi:

  • Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
  • Program Pagi Ceria.
  • Budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.
  • Etika serta keamanan bermedia digital.
  • Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
  • Gerakan Rukun Sama Teman.

Sementara itu, materi pilihan disesuaikan dengan karakteristik sekolah, termasuk pengenalan budaya sekolah, program unggulan, maupun kebutuhan peserta didik.

Jadwal MPLS SD 2026

Pada jenjang Sekolah Dasar, kegiatan difokuskan untuk membantu siswa mengenal lingkungan belajar dengan cara yang menyenangkan.

Hari pertama diawali dengan penyambutan siswa baru, upacara bendera, pengenalan diri, mengenal guru dan teman, tur sekolah bertema “Menemukan Harta Karun”, edukasi kesiapsiagaan bencana, makan bergizi bersama, hingga pembiasaan menjaga kebersihan melalui kegiatan “Operasi Semut”.

Hari kedua diisi kegiatan olahraga melalui Pagi Ceria, pemeriksaan kebugaran sederhana, pengenalan sekolah ramah lingkungan (ASRI), pembelajaran mengenai aturan sekolah, serta refleksi harian.

Hari ketiga berfokus pada pengenalan proses pembelajaran melalui kegiatan jelajah belajar, storytelling mengenai tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, serta pembentukan karakter.

Hari keempat siswa mulai dikenalkan pada tata tertib sekolah, perlindungan diri, etika menggunakan media digital, hingga edukasi mengenai bahaya NAPZA atau materi khas sekolah.

Hari terakhir ditutup dengan pengenalan kegiatan ekstrakurikuler, kepanduan, penampilan minat dan bakat siswa, penyusunan komitmen bersama menciptakan sekolah yang aman dan nyaman, serta kegiatan penutupan MPLS.

Jadwal MPLS SMP 2026

Untuk siswa SMP, materi mulai diarahkan pada pembentukan karakter, penguatan kemampuan sosial, hingga kesiapan belajar.

Hari pertama meliputi pengenalan lingkungan sekolah, wawasan wiyata mandala, pengenalan karakter pelajar Indonesia, serta adaptasi dengan lingkungan sekolah.

Hari kedua diisi kegiatan Pagi Ceria, ruang perjumpaan siswa baru, latihan kesiapsiagaan menghadapi bencana, dan aktivitas membangun interaksi positif antarwarga sekolah.

Hari ketiga berisi asesmen awal kemampuan literasi, numerasi, identifikasi bakat dan minat, literasi digital, serta edukasi pencegahan penyalahgunaan NAPZA.

Hari keempat difokuskan pada kesehatan mental melalui kegiatan “Sahabat Hebat”, pengenalan budaya sekolah, strategi belajar efektif, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui program ASRI.

Hari kelima ditutup dengan kegiatan unjuk karya peserta didik dan seremoni penutupan MPLS.

Jadwal MPLS SMA/SMK 2026

Sementara itu, siswa SMA dan SMK mendapatkan materi yang lebih luas untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan lanjutan maupun dunia kerja.

Pada hari pertama peserta dikenalkan dengan wawasan sekolah, budaya belajar, penguatan karakter, hingga keamanan digital.

Hari kedua diisi kegiatan eksplorasi potensi diri, ruang perjumpaan antarsiswa, serta penguatan kesehatan mental melalui program Sahabat Hebat.

Hari ketiga mencakup asesmen awal literasi dan numerasi, mitigasi bencana, literasi digital, edukasi dampak negatif kecanduan gim daring, serta pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Hari keempat membahas profil lulusan, pengenalan kurikulum, motivasi belajar, bahaya penyalahgunaan NAPZA, fenomena sosial remaja, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

Hari kelima menjadi penutup dengan kegiatan budaya sekolah, pengenalan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) khusus SMK, unjuk karya siswa, refleksi bersama, serta penutupan resmi MPLS.

Fokus pada Adaptasi dan Pembentukan Karakter

Kemendikdasmen menekankan bahwa tujuan utama MPLS bukan hanya memperkenalkan fasilitas sekolah, tetapi juga membantu peserta didik membangun rasa percaya diri, kemampuan bersosialisasi, disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, hingga kesiapan menghadapi proses pembelajaran.

Melalui pendekatan yang lebih ramah, siswa diharapkan mampu beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan baru sekaligus memiliki pengalaman pertama di sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Dengan konsep MPLS Ramah 2026, pemerintah berharap tercipta budaya sekolah yang inklusif, bebas perundungan, menghargai keberagaman, serta mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal sejak hari pertama memasuki sekolah.