sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Temuan ratusan senjata api di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menggegerkan publik. Gudang yang berada di lingkungan sekolah itu diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan hampir seribu senjata api beserta amunisi dan berbagai perlengkapannya.

Kasus tersebut kini ditangani Polres Metro Jakarta Selatan yang masih menyelidiki asal-usul barang-barang tersebut, termasuk kepemilikan dan legalitasnya.

Berawal dari Pembukaan Gudang yang Lama Tak Digunakan

Temuan itu bermula saat pihak yayasan membuka sebuah ruangan yang selama bertahun-tahun tidak lagi difungsikan. Gudang tersebut rencananya akan dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan operasional sekolah.

Namun saat pintu dibuka, pengelola sekolah dikejutkan dengan banyaknya senjata yang tersimpan di dalam ruangan. Pihak yayasan kemudian melaporkan temuan tersebut kepada kepolisian agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengungkapkan dari hasil pendataan awal ditemukan sekitar 995 pucuk senjata, amunisi, hingga berbagai aksesori yang berkaitan dengan senjata api.

“Karena jumlahnya sangat banyak, kami langsung berkoordinasi dengan kepolisian agar dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan,” ujarnya.

Polisi Dalami Legalitas Senjata dan Kepemilikannya

Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan lokasi serta melakukan pendataan terhadap seluruh barang bukti yang ditemukan.

Penyidik masih mendalami apakah seluruh senjata tersebut merupakan senjata api aktif, replika, airsoft gun, atau jenis lainnya. Polisi juga menelusuri siapa pemilik barang tersebut serta bagaimana senjata-senjata itu bisa tersimpan di lingkungan sekolah.

Selain senjata, polisi juga memeriksa berbagai barang lain yang ditemukan di lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Yayasan Mengaku Terkejut dengan Temuan di Lingkungan Sekolah

Pihak yayasan mengaku tidak mengetahui keberadaan ratusan senjata tersebut. Barang-barang itu ditemukan di ruangan yang disebut merupakan bekas ruang kerja pengurus yayasan pada masa lalu dan sudah lama tidak digunakan.

Temuan tersebut mengejutkan karena sekolah setiap hari menjadi tempat kegiatan belajar mengajar mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah.

Yayasan berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas asal-usul seluruh barang bukti sehingga persoalan ini menjadi terang.

Polisi Pastikan Penyelidikan Terus Berlanjut

Hingga kini Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.

Polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh barang bukti untuk memastikan jenis senjata, legalitas kepemilikan, serta kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Masyarakat diimbau tidak berspekulasi mengenai temuan tersebut dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian agar informasi yang beredar tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.