sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi pengguna transportasi publik di Jakarta. LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome dengan Manggarai ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

Kehadiran jalur baru ini akan memperluas konektivitas transportasi massal dari kawasan Kelapa Gading hingga salah satu simpul transportasi terbesar di Jakarta, yakni Manggarai.

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B kini telah memasuki tahap akhir. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut progres pembangunan telah mencapai sekitar 97,9 persen, dengan pekerjaan yang masih difokuskan pada penyelesaian sistem persinyalan serta sejumlah fasilitas pendukung sebelum layanan dibuka untuk masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyampaikan bahwa operasional LRT Velodrome-Manggarai ditargetkan berlangsung pada Agustus 2026.

Sementara itu, tanggal resmi peresmian menyesuaikan arahan pemerintah dan kesiapan seluruh tahapan pengujian.

Kelapa Gading-Manggarai Bisa Ditempuh Sekitar 28 Menit

Dengan tersambungnya LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Manggarai, perjalanan masyarakat dari kawasan Jakarta Utara menuju Jakarta Pusat dan sekitarnya diproyeksikan menjadi lebih cepat.

Lintasan Kelapa Gading atau Pegangsaan Dua hingga Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dan akan melayani 11 stasiun. Waktu perjalanan keseluruhan diperkirakan sekitar 28 menit.

Adapun 11 stasiun yang akan dilalui adalah:

  • Kelapa Gading/Pegangsaan Dua
  • Boulevard Utara
  • Boulevard Selatan
  • Pulomas
  • Equestrian
  • Velodrome
  • Rawamangun
  • Pramuka
  • Matraman
  • Proklamasi
  • Manggarai

Lima stasiun yang menjadi bagian dari perpanjangan Velodrome-Manggarai adalah Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis/Matraman, dan Manggarai beserta stasiun pada lintasan penghubungnya.

Pemprov DKI menyatakan seluruh kawasan tersebut dirancang untuk memperkuat integrasi dengan moda transportasi lainnya.

Jalur Velodrome-Manggarai Sepanjang 6,4 Kilometer

Secara khusus, proyek Fase 1B memiliki panjang sekitar 6,4 kilometer dari Velodrome hingga Manggarai dan terdiri atas lima stasiun baru.

Pembangunannya resmi dimulai pada Oktober 2023 sebagai bagian dari pengembangan jaringan LRT Jakarta.

Proyek ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas menuju Stasiun Manggarai yang merupakan salah satu pusat perpindahan penumpang penting di Jakarta.

Di Manggarai, pengguna LRT nantinya dapat melanjutkan perjalanan menggunakan berbagai layanan transportasi lain, termasuk KRL dan moda transportasi yang terintegrasi di kawasan tersebut.

BPKP juga menyebut LRT Fase 1B diproyeksikan menjadi penghubung penting dengan KRL, KA Bandara, dan TransJakarta.

Operasional Disiapkan, Uji Sistem Terus Berjalan

Menjelang pembukaan untuk masyarakat, sejumlah tahapan pengujian terus dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana siap digunakan secara aman.

BPKP mencatat bahwa segmen proyek telah memasuki tahapan pengujian, termasuk pengujian integrasi sistem secara menyeluruh atau Overall Integration Test (OIT).

Setelah seluruh tahapan tersebut selesai, layanan akan memasuki fase pengoperasian uji coba sebelum resmi dibuka untuk penumpang.

Dalam rencana operasional yang disampaikan BPKP, LRT Fase 1B akan menggunakan enam rangkaian LRV.

Layanan dirancang beroperasi sekitar pukul 05.00-00.20 WIB, dengan jarak keberangkatan sekitar 12 menit pada jam sibuk dan 18 menit pada malam hari. Waktu tempuh diperkirakan berada di kisaran 28-30 menit.

Kapasitas layanan juga diproyeksikan cukup besar. BPKP menyebut LRT Fase 1B berpotensi melayani sekitar 80.000 hingga 100.000 penumpang per hari ketika jaringan tersebut beroperasi optimal.

Kapan Diresmikan?

Hingga pertengahan Agustus 2026, Pemprov DKI masih menargetkan pengoperasian pada bulan yang sama.

Pemprov sebelumnya menyebut peresmian ditargetkan pada Agustus, sementara informasi terbaru dari BPKP menyebut kesiapan operasional diarahkan menuju akhir Agustus.

Dengan demikian, masyarakat masih perlu menunggu pengumuman resmi terkait tanggal pembukaan layanan untuk penumpang.

Bagaimana dengan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai?

Salah satu hal yang masih dinantikan masyarakat adalah besaran tarif perjalanan.

Hingga saat ini, tarif resmi untuk perjalanan pada rute yang diperpanjang tersebut belum diumumkan. Besaran tarif masih menjadi bagian dari pembahasan dan keputusan akhirnya berada pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Artinya, masyarakat sebaiknya tidak berpatokan pada tarif yang beredar di media sosial sebelum ada pengumuman resmi dari Pemprov DKI Jakarta atau operator LRT Jakarta.

Akan Diperpanjang hingga Dukuh Atas

Pengembangan jaringan LRT Jakarta tidak berhenti di Manggarai. Pemerintah juga memiliki rencana melanjutkan jaringan menuju Dukuh Atas melalui Fase 1C.

Dokumen investasi Pemprov DKI menyebut rute Manggarai-Dukuh Atas memiliki panjang sekitar 2,4 kilometer dengan satu stasiun utama di Dukuh Atas. Kawasan tersebut dirancang menjadi simpul integrasi berbagai moda transportasi, termasuk MRT Jakarta, KRL Commuter Line, LRT Jabodebek, KA Bandara, dan TransJakarta.

Jika pengembangan tersebut terealisasi, jaringan LRT Jakarta akan semakin terhubung dengan pusat-pusat aktivitas dan jaringan transportasi massal lainnya di Jakarta.