Ada Bazar Ramadhan di Balai Kota DKI 9-10 Maret 2026, Warga Bisa Tebus Paket Sembako Murah!
HAIJAKARTA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 di Balai Kota pada 9-10 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat menebus paket sembako murah yang disediakan oleh sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor pangan.
Bazar Ramadhan ini dibuka langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan melibatkan beberapa BUMD, yakni Perumda Pasar Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, dan Perumda Dharma Jaya.
“Pada hari ini di Balai Kota ada yang namanya Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 yang berlangsung dua hari, tanggal 9 sampai 10 Maret. Tadi saya juga melihat beberapa tenant yang ada,” ujar Pramono.
Ada Bazar Ramadhan di Balai Kota DKI Sediakan 3.000 Paket Sembako Murah
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan bazar tersebut menghadirkan program tebus murah sembako bagi masyarakat selama Ramadhan.
“Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat menebus murah paket sembako senilai Rp150.000 dengan harga tebus Rp100.000, sehingga dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan Ramadhan,” kata Agus dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Secara total, terdapat 3.000 paket sembako yang disediakan dalam bazar tersebut. Masing-masing BUMD menyediakan 1.000 paket untuk masyarakat.
Isi Paket Sembako Beragam
Agus menjelaskan setiap BUMD menghadirkan paket sembako dengan komposisi berbeda.
Perumda Pasar Jaya menyediakan paket berisi:
- Beras premium 5 kg
- Minyak goreng 2 liter
- Gula pasir 1 kg
- Tepung terigu 1 kg
- Kantong belanja
Sementara itu, PT Food Station Tjipinang Jaya menyediakan paket yang terdiri dari:
- Beras long grain 2,5 kg
- Tepung terigu 1 kg
- Minyak goreng 1 liter
- Gula pasir 1 kg
- 8 pcs mi instan
- Garam dapur 200 gram
- Kecap manis 60 ml
- Susu UHT 200 ml
- Kantong belanja
Di sisi lain, Perumda Dharma Jaya menyediakan berbagai pilihan produk daging untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat selama Ramadhan.
Transaksi Pakai Qris
Pramono menjelaskan transaksi dalam bazar ini dilakukan secara non-tunai menggunakan QRIS yang didukung oleh Bank Jakarta.
“Paket yang di sini ada 3.000, sekali lagi harganya Rp100 ribu tetapi nilainya sebenarnya Rp150 ribu,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan Ramadhan.
Ia juga menyebut sebagian warga yang datang berasal dari wilayah yang cukup jauh dari Balai Kota Jakarta.
“Tadi saya tanya dari mana, mereka rata-rata cukup jauh dari Balai Kota ini. Artinya mereka datang secara khusus, pasti naik transportasi umum,” ungkapnya.
