Atap Rumah Ambruk di Sawahan Surabaya 2 Balita Terluka Saat Terlelap, Perbaikan Rumah Diproses
HAIJAKARTA.ID – Atap rumah ambruk di Sawahan Surabaya menyebabkan dua balita mengalami luka-luka setelah bagian kamar tidur sebuah rumah warga di Jalan Kupang Kranjan runtuh pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Diketahui, peristiwa terjadi saat seluruh penghuni rumah tengah beristirahat malam.
Insiden ini terjadi akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk, area terdampak berada di kamar tidur berukuran sekitar 2×2 meter dari total luas rumah 3×10 meter.
Kerusakan di Atap Kamar Tidur
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi pada bagian atap kamar tidur rumah warga.
“Untuk atap mengalami kerusakan di bagian kamar tidur,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, Selasa (13/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, dua balita berinisial MFH (5) dan MARH (7 bulan) mengalami luka lecet.
Tim BPBD Surabaya segera memberikan penanganan medis awal di lokasi kejadian.
“MFH dalam kondisi sadar tetapi mengalami luka lecet bahu tangan sebelah kiri. Kemudian, MARH sadar mengalami luka lecet bagian bahu tangan sebelah kiri,” ujarnya.
Linda menyebutkan, hasil pemeriksaan menunjukkan rangka atap rumah sudah lapuk secara menyeluruh dan berisiko mengalami runtuhan lanjutan.
“Sebagian rangka atap keseluruhan sudah lapuk dan berpotensi ambruk susulan,” katanya.
Rumah tersebut dihuni satu kartu keluarga berjumlah tujuh orang, yakni S (56), S (55), SNS (21), AH (28), TDN (26), serta dua balita korban.
Mengetahui kondisi rumah BPBD langsung mengamankan lokasi dan meminta penghuni menjauh dari area terdampak.
“Kami mengamankan area dan mengimbau penghuni agar tidak mendekat ke area terdampak, mengantisipasi adanya runtuhan susulan,” ujar Linda.
Usai melakukan evakuasi, tim BPBD menegaskan rumah tidak layak ditempati untuk sementara waktu.
Seluruh penghuni dipindahkan ke rumah kerabat di belakang lokasi kejadian.
Bantuan Logistik Disalurkan, Perbaikan Rumah Diproses
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Surabaya menyalurkan bantuan dasar berupa makan tiga kali sehari selama 10 hari, empat paket makan bergizi, dua kasur, empat selimut, satu paket hygiene kit, empat paket kidswear, satu terpal, serta satu box perlengkapan kebersihan.
“Kondisi rumah tidak bisa ditempati. Penghuni rumah sementara tinggal di Jalan Kupang Kranjan di rumah saudara tepat di belakang rumah yang ambrol,” kata Linda.
Sementara itu, menurut Linda pihak Kelurahan Sawahan telah melakukan perbaikan dan penanganan terkait perbaikan rumah tidak layak huni.
