Balita 2 Tahun Asal Lombok di Atas Atap, Diduga Anak Aktif Hingga Panjat Genteng
HAIJAKARTA.ID – Warga Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikejutkan dengan seorang bocah laki-laki bernama Muhammad Riski Noprian tiba-tiba ditemukan berada di ujung genteng rumahnya, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Kejadian balita 2 tahun asal lombok di atas atap ini membuat keluarga dan warga sekitar panik.
Pasalnya, posisi bocah tersebut berada di atas genteng miring dan terlihat ketakutan untuk turun.
Kronologi Balita 2 Tahun Asal Lombok di Atas Atap
Menurut keterangan keluarga, bocah tersebut diduga naik ke atap setelah lepas dari pengawasan orang tuanya. Ia merangkak melalui atap kandang ayam yang berada tepat di bawah bangunan rumah hingga mencapai bagian atas genteng.
Ibu korban, Eliza, mengungkapkan dirinya sempat tidak menyadari keberadaan anaknya. Ia baru mengetahui setelah sang nenek bertanya.
“Saya sedang di kamar mandi. Lalu neneknya bertanya di mana anaknya, lalu saya cari dan ternyata sudah berada di atas atap,” ujar Eliza.
Sebelumnya, Riski diketahui sedang bermain pasir di dekat rumah tetangga seorang diri. Dalam waktu singkat, bocah yang dikenal aktif tersebut sudah berada di atas genteng rumah.
“Dia sebelumnya bermain di sana, di dekat tumpukan pasir. Sendirian,” lanjut Eliza.
Momen balita 2 tahun asal lombok di atas atap semakin menegangkan saat proses evakuasi berlangsung. Eliza mengaku kebingungan mencari cara menurunkan anaknya dari atas genteng.
“Saya panik. Anak saya akhirnya diturunkan menggunakan tangga oleh seorang tukang yang bekerja di dekat sini,” kata Eliza.
Seorang pekerja proyek dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada tak jauh dari lokasi datang membantu dengan membawa tangga. Ia kemudian naik ke atas genteng dan berhasil menyelamatkan Riski.
Proses penurunan tersebut berlangsung cukup lama dan menegangkan.
“Sekitar satu jam dia berada di atas genteng,” tambahnya.
Selama proses evakuasi, keluarga berusaha menenangkan sang bocah agar tidak bergerak demi menghindari risiko jatuh.
Aksi balita 2 tahun asal lombok di atas atap ini juga viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, bocah tersebut tampak santai merayap di atas genteng yang miring.
Namun kondisi di bawah justru sebaliknya. Sejumlah warga dan tetangga terdengar berteriak panik dan histeris melihat aksi berbahaya tersebut.

