Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Peristiwa banjir di Tangerang kembali terjadi dan merendam ratusan rumah warga di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (5/4/2026).

Banjir di Tangerang ini dipicu oleh meluapnya Sungai Cimanceuri yang tidak mampu menampung debit air, sehingga menggenangi permukiman dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Banjir di Tangerang Lumpuhkan 500 Rumah Warga

Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir di Tangerang menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh total. Sedikitnya 500 rumah terdampak genangan air.

Warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, salah satunya di area masjid yang dijadikan lokasi penampungan sementara.

Petugas gabungan dari kepolisian dan TNI terlihat turun langsung melakukan evakuasi, terutama terhadap warga lanjut usia, serta membantu menyelamatkan barang-barang berharga milik warga.

Warga Mengungsi Sejak Dua Hari

Salah seorang warga, Fitri, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengungsi selama dua hari akibat rumahnya terendam banjir di Tangerang yang berasal dari kiriman air wilayah Bogor.

“Saya sudah dua hari mengungsi karena rumah terendam banjir kiriman dari Bogor,” kata Fitri.

Ia juga menyampaikan bahwa para pengungsi saat ini sangat membutuhkan bantuan logistik.

“Kami berharap ada bantuan seperti makanan, popok bayi, pakaian, dan selimut dari pemerintah,” ujarnya.

Warga lainnya, Amin, menambahkan bahwa selain logistik, bantuan medis juga sangat dibutuhkan akibat dampak banjir di Tangerang.

Ia menyebut sejumlah warga mulai mengalami gangguan kesehatan, seperti gatal-gatal akibat terendam air banjir.

“Sekitar 500 rumah terendam, warga sekarang mengungsi dan sangat membutuhkan banyak bantuan,” kata Amin.

Hingga saat ini, warga terdampak banjir di Tangerang masih bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu bantuan dari pemerintah.

Banjir yang terjadi tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat.

5 Hal Saat Evakuasi Diri Saat Banjir

Saat harus evakuasi diri saat banjir, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar tetap aman dan terhindar dari risiko yang lebih besar:

1. Utamakan Keselamatan, Jangan Tunggu Air Tinggi

Segera evakuasi begitu air mulai naik, jangan menunggu hingga banjir semakin dalam atau arus makin deras.

2. Matikan Listrik dan Gas

Sebelum meninggalkan rumah, pastikan listrik dan gas sudah dimatikan untuk mencegah korsleting atau kebakaran.

3. Bawa Barang Penting Secukupnya

Fokus pada barang yang benar-benar penting seperti:

  • Dokumen (KTP, KK, ijazah)
  • Obat-obatan
  • Uang secukupnya
  • Pakaian dan makanan ringan

4. Gunakan Jalur Aman

Hindari jalan yang tergenang deras atau tidak terlihat permukaannya. Pilih jalur evakuasi yang sudah direkomendasikan petugas.

5. Waspada Arus dan Lubang

Air banjir bisa menutupi selokan atau lubang. Gunakan tongkat atau alat bantu untuk mengecek jalan sebelum melangkah.