Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Bank BJB salurkan KUR Rp12 miliar dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil melalui program pemberdayaan ekonomi.

Bersama Bank bjb, Pemkot Bogor menyiapkan fasilitas pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total plafon mencapai Rp12 miliar yang ditujukan khusus bagi pedagang kaki lima (PKL).

Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi PKL dari sektor informal menuju sektor formal, dengan menempati kios resmi di dalam pasar, seperti Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan hanya sekadar relokasi pedagang, tetapi juga bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kecil.

Menurutnya, para PKL perlu diberikan akses yang adil terhadap fasilitas usaha, termasuk modal, tempat berdagang yang layak, serta lingkungan yang tertata.

“Kami ingin para pedagang ini naik kelas, bukan hanya berpindah tempat. Mereka harus memiliki peluang berkembang, lebih sejahtera, dan menjadi bagian dari ekonomi formal yang kuat,” ujar Dedie.

Pemkot Bogor bahkan telah mengalokasikan sekitar Rp9 miliar khusus untuk pedagang yang akan menempati Pasar Jambu Dua.

Selain pembiayaan, pemerintah juga terus melakukan penataan kawasan eks Pasar Bogor serta berbagai titik strategis lainnya demi menciptakan kota yang tertib, aman, dan nyaman.

Di sisi lain, langkah penertiban tetap dilakukan secara tegas terhadap pedagang yang masih berjualan di lokasi yang tidak sesuai aturan.

Pemerintah menegaskan bahwa aktivitas ekonomi ke depan harus terpusat di area yang legal dan tertata.

Skema KUR Ringan, Bunga Rendah dan Plafon Hingga Rp500 Juta

Kepala Cabang Bank bjb Bogor, Heru Baharudin, menjelaskan bahwa program KUR ini dirancang untuk benar-benar membantu pelaku usaha kecil agar lebih mudah berkembang.

Beberapa keunggulan program KUR Bank bjb antara lain:

  • Uang muka (DP) ringan mulai dari 10 persen
  • Suku bunga rendah sekitar 6 persen per tahun
  • Plafon pinjaman hingga Rp500 juta
  • Proses verifikasi melalui Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) pemerintah

Dengan skema tersebut, diharapkan para PKL tidak lagi kesulitan mendapatkan modal usaha, serta mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas bisnis mereka.

Syarat Mengajukan KUR Bank bjb

Bagi para pedagang atau pelaku UMKM yang ingin mengakses program KUR ini, terdapat beberapa persyaratan umum yang perlu dipenuhi, antara lain:

1. Persyaratan Administratif

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK)
  • Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari kelurahan/pasar
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau kendaraan)

2. Persyaratan Usaha

  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
  • Memiliki lokasi usaha yang jelas (terutama bagi yang direlokasi ke dalam pasar)
  • Usaha masuk kategori mikro, kecil, atau menengah (UMKM)

3. Persyaratan Tambahan (Jika Diperlukan)

  • Dokumen pendukung usaha (catatan penjualan, foto usaha, dll)
  • Agunan tambahan untuk pinjaman tertentu (tergantung plafon)

Cara Daftar KUR Bank bjb untuk PKL dan UMKM

Bagi masyarakat yang tertarik memanfaatkan program ini, berikut langkah-langkah pengajuan KUR Bank bjb:

1. Persiapan Dokumen

Pastikan semua dokumen seperti KTP, KK, dan surat keterangan usaha sudah lengkap agar proses pengajuan berjalan lancar.

2. Datang ke Kantor Bank bjb Terdekat

Pemohon dapat langsung mengunjungi kantor cabang Bank bjb terdekat, khususnya cabang yang bekerja sama dengan program Pemkot Bogor.

3. Konsultasi dan Pengajuan

Petugas bank akan membantu menjelaskan jenis KUR yang sesuai, besaran pinjaman, serta simulasi angsuran.

4. Proses Verifikasi

Data pemohon akan diverifikasi melalui Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) serta dilakukan survei usaha jika diperlukan.

5. Persetujuan dan Pencairan

Jika disetujui, dana akan dicairkan ke rekening pemohon dan dapat langsung digunakan untuk pengembangan usaha.

Dorong PKL Lebih Mandiri dan Berdaya Saing

Program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi para PKL yang selama ini terkendala akses modal dan keterbatasan tempat usaha.

Dengan adanya dukungan pembiayaan serta relokasi ke pasar resmi, para pedagang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi konsumen.

Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari transformasi wajah Kota Bogor menjadi kota yang lebih tertata, modern, dan berdaya saing tinggi, tanpa meninggalkan pelaku ekonomi kecil.

Kolaborasi antara Pemkot Bogor dan Bank bjb menjadi contoh nyata sinergi pemerintah dan sektor perbankan dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Tidak hanya menata kota, program ini juga membuka peluang besar bagi PKL untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang lebih profesional, mandiri, dan berkelanjutan.