Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Bank Mandiri salurkan KUR Rp40,99 Triliun ke 355 Ribu untuk UMKM sepanjang tahun 2026!

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor usaha mikro dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp40,99 triliun sepanjang tahun 2026.

Dana tersebut telah menjangkau 355.658 pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

Realisasi ini menegaskan peran strategis Bank Mandiri sebagai bank BUMN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis kerakyatan, khususnya melalui penguatan sektor usaha produktif.

Dari sisi kualitas pembiayaan, perseroan mencatat rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) KUR tetap terjaga di bawah 1 persen, mencerminkan manajemen risiko yang solid serta penyaluran kredit yang selektif dan tepat sasaran.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan bahwa KUR bukan sekadar fasilitas pembiayaan, melainkan instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Penyaluran KUR ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (9/1/2026).

Sektor Produksi Mendominasi

Sejalan dengan fokus pemerintah pada penguatan ekonomi riil, penyaluran KUR Bank Mandiri sepanjang 2026 masih didominasi sektor produksi dengan porsi 61,54 persen atau setara Rp25,13 triliun dari total pembiayaan.

Adapun rinciannya meliputi:

  • Pertanian: Rp12,75 triliun (31,23%)
  • Jasa produksi: Rp8,76 triliun (21,45%)
  • Industri pengolahan: Rp3,03 triliun (7,43%)
  • Perikanan: Rp562 miliar (1,38%)

Dominasi sektor pertanian menunjukkan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk pembiayaan bagi petani, peternak, serta pelaku usaha agribisnis di berbagai daerah.

Strategi Ekosistem dan Digitalisasi

Untuk menjaga kualitas pembiayaan, Bank Mandiri menerapkan pendekatan berbasis ekosistem terintegrasi.

Skema closed-loop dijalankan dengan menghubungkan nasabah wholesale, pelaku UMKM, hingga mitra usaha dalam satu rantai nilai yang saling mendukung.

Selain itu, layanan pembayaran dan transaksi harian debitur KUR diperkuat melalui jaringan Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang tersebar luas hingga ke wilayah pelosok.

Upaya ini turut dibarengi dengan edukasi literasi keuangan serta penguatan digitalisasi, agar pelaku UMKM semakin inklusif dalam mengelola usaha secara modern dan efisien.

Siap Dukung Akselerasi KUR 2027

Ke depan, Bank Mandiri menyatakan siap mendukung target pemerintah dalam meningkatkan penyaluran KUR secara berkelanjutan.

Sinergi antar entitas dalam Mandiri Group akan terus diperkuat guna memperluas jangkauan pembiayaan produktif.

Riduan optimistis, UMKM yang kuat akan menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional.

“UMKM yang tangguh akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pemerataan kesejahteraan. Kami berkomitmen memastikan KUR tersalurkan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.