Bank Sumsel Babel Genjot Penyaluran KUR 2026, Dorong UMKM Lebih Tangguh dan Kompetitif!
HAIJAKARTA.ID- Bank Sumsel Babel Genjot penyaluran KUR 2026 untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pada tahun 2026, bank daerah tersebut kembali mengakselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah operasionalnya.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Palembang, Senin (16/3/2026), penyaluran KUR menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Bank Sumsel Babel dalam menjaga stabilitas serta ketahanan ekonomi daerah.
Program ini juga ditujukan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil agar dapat berkembang lebih optimal.
Fokus Perkuat Modal dan Ekspansi Usaha
Bank Sumsel Babel menawarkan skema pembiayaan dengan bunga yang kompetitif guna mendukung kebutuhan pelaku UMKM, baik untuk tambahan modal kerja maupun pengembangan usaha.
Kehadiran KUR diharapkan mampu menjadi solusi konkret bagi pelaku usaha yang selama ini terkendala akses permodalan.
Program KUR yang disalurkan dibagi ke dalam beberapa kategori sesuai kebutuhan usaha, yaitu:
- KUR Super Mikro, dengan plafon pinjaman hingga Rp10 juta, ditujukan bagi pelaku usaha pemula.
- KUR Mikro, dengan pembiayaan mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.
- KUR Kecil, yang menyediakan kredit di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta bagi usaha yang ingin melakukan ekspansi lebih besar.
- KUR PMI, dengan plafon hingga Rp100 juta, untuk mendukung pembiayaan keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dengan segmentasi tersebut, Bank Sumsel Babel berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih tepat sasaran dan inklusif.
Proses Mudah dan Transparan
Dalam implementasinya, Bank Sumsel Babel memastikan seluruh proses pengajuan kredit dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan perbankan yang berlaku.
Masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan dapat langsung berkonsultasi dan mengajukan KUR melalui kantor cabang terdekat di wilayah Sumatera Selatan maupun Bangka Belitung.
Kemudahan akses ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan program pembiayaan pemerintah, sekaligus mempercepat pertumbuhan sektor riil di daerah.
Dukung Pemulihan dan Pertumbuhan Ekonomi
Langkah agresif dalam penyaluran KUR ini tidak lepas dari peran strategis UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Dengan dukungan pembiayaan yang memadai, UMKM diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Bank Sumsel Babel pun optimistis bahwa sinergi antara lembaga keuangan dan pelaku usaha akan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Sebagai gambaran, pada tahun sebelumnya bank ini telah menyiapkan alokasi KUR mencapai Rp1,6 triliun, yang menunjukkan besarnya komitmen dalam mendukung sektor UMKM.
Program penyaluran KUR 2026 oleh Bank Sumsel Babel menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.
Dengan akses pembiayaan yang lebih luas, bunga kompetitif, serta proses yang transparan, pelaku UMKM diharapkan mampu berkembang lebih pesat dan berkontribusi signifikan terhadap pemulihan ekonomi nasional.

