Bertambah! 2 Prajurit TNI Tewas di Lebanon, Kendaraan Meledak Saat Jalankan Misi UNIFIL
HAIJAKARTA.ID – Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian dunia.
Prajurit TNI tewas saat menjalankan tugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Dua anggota TNI dilaporkan gugur akibat insiden ledakan yang terjadi saat menjalankan tugas pengawalan kendaraan di wilayah konflik.
2 Prajurit TNI Tewas di Lebanon
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, mengungkap identitas dua korban dalam peristiwa prajurit TNI tewas tersebut.
“Anggota TNI yang gugur yakni Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar serta Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan,” kata Aulia.
Peristiwa ini menambah daftar duka bagi kontingen Indonesia yang tengah menjalankan misi kemanusiaan di Lebanon.
Kronologi 2 Prajurit TNI Tewas di Lebanon
Insiden prajurit TNI tewas bermula saat para anggota tengah menjalankan tugas mengawal kendaraan UNIFIL menuju lokasi tertentu.
Dalam perjalanan, kendaraan yang mereka tumpangi mengalami ledakan yang mengakibatkan korban jiwa.
“Terjadi ledakan pada kendaraan yang menyebabkan prajurit gugur,” ujar Aulia.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan tersebut masih belum diketahui secara jelas.
Dua Prajurit Lain Mengalami Luka
Selain dua korban meninggal dunia, insiden prajurit TNI tewas ini juga menyebabkan dua anggota lainnya mengalami luka-luka.
Mereka adalah Lettu Infanteri Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto yang kini tengah mendapatkan penanganan medis.
Terkait penyebab insiden, TNI masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak UNIFIL.
Aulia menegaskan bahwa investigasi sedang berjalan untuk mengungkap kronologi pasti kejadian tersebut.
“Untuk mengetahui penyebab kejadian ini, UNIFIL saat ini sedang melakukan penyelidikan, sementara TNI terus memantau perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan sesuai kondisi di wilayah misi Lebanon,” pungkasnya.

