BGN: Motor Listrik Program MBG Berpeluang Dimanfaatkan Kementerian Lain, Keputusan Menunggu Persetujuan Presiden
HAIJAKARTA.ID- Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan motor listrik yang sebelumnya dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpeluang dialihkan pemanfaatannya kepada kementerian atau lembaga lain yang membutuhkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, yang menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto membuka peluang agar aset negara tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal apabila tidak lagi sesuai dengan kebutuhan operasional di lingkungan BGN.
Motor Listrik Bisa Dimanfaatkan Instansi Lain
Menurut Agustina, kementerian atau lembaga yang membutuhkan armada motor listrik dapat mengajukan usulan penggunaan kendaraan tersebut.
Selanjutnya, usulan tersebut akan dikaji sebelum keputusan akhir ditetapkan oleh Presiden.
Ia menjelaskan bahwa motor listrik yang sebelumnya disiapkan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ternyata tidak menjadi kebutuhan utama dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Karena itu, pemerintah mempertimbangkan agar kendaraan tersebut dimanfaatkan oleh instansi lain sehingga aset yang telah dibeli dengan dana APBN tetap memberikan manfaat bagi negara.
Pengajuan Harus Melalui Kajian
BGN menegaskan bahwa pemanfaatan motor listrik tidak dilakukan secara otomatis. Setiap kementerian atau lembaga yang berminat harus menyampaikan kebutuhan dan rencana penggunaannya terlebih dahulu.
Usulan tersebut nantinya akan dievaluasi oleh tim yang ditunjuk Presiden untuk memastikan pengalihan aset dilakukan sesuai kebutuhan serta tetap memenuhi prinsip akuntabilitas dan efisiensi penggunaan anggaran negara.
Langkah Optimalkan Aset Negara
Kebijakan ini dinilai sebagai upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan barang milik negara agar tidak menganggur.
Dengan pengalihan fungsi kepada instansi yang membutuhkan, kendaraan operasional yang telah dibeli melalui APBN diharapkan tetap memberikan nilai guna bagi pelayanan publik.
Sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa armada motor listrik tersebut sebelumnya disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, namun setelah dilakukan evaluasi operasional, penggunaannya dinilai tidak lagi menjadi prioritas bagi SPPG.
Pemerintah Pastikan Pemanfaatan Sesuai Kebutuhan
BGN menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai pengalihan pemanfaatan motor listrik tetap berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah berharap setiap aset yang telah dibiayai APBN dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh instansi yang benar-benar memerlukannya sehingga mendukung peningkatan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

