Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – BPJS Ketenagakerjaan kembali membuka rekrutmen bagi masyarakat yang ingin berkarier sekaligus berkontribusi dalam perlindungan pekerja Indonesia.

Pendaftaran telah dibuka sejak Sabtu, (11/4/2026) melalui laman resmi rekrutmen.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Ini Posisi dan Wilayah Penempatannya

Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto menyampaikan bahwa sejumlah posisi tersedia dengan penempatan di berbagai wilayah di Indonesia.

“BPJS Ketenagakerjaan membuka sejumlah posisi, antara lain Customer Service Officer yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia serta Account Representative Perwakilan untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua,” kata Harjono melalui siaran pers yang diterima, Senin (13/4/2026).

Pembukaan lowongan ini merupakan bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memperkuat kinerja intitusi sekaligus mendukung penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

Harjono menjelaskan, penguatan sumber daya manusia (SDM) dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada peserta serta memperluas jangkauan perlindungan bagi seluruh pekerja.

Selaras dengan Strategi 3C: Coverage, Care, dan Credibility

Lebih lanjut, rekrutmen ini juga menjadi bagian dari implementasi strategi 3C yang dijalankan BPJS Ketenagakerjaan.

Pada aspek Coverage, penambahan SDM diharapkan dapat memperluas cakupan kepesertaan, terutama bagi pekerja informal dan sektor rentan.

Sementara itu, dari sisi Care, kehadiran talenta baru ditargetkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, empatik, dan sesuai kebutuhan peserta.

Adapun pada aspek Credibility, proses rekrutmen yang dilakukan secara terbuka dan profesional menjadi upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.

Kesempatan untuk Penyandang Disabilitas

Sebagai wujud komitmen terhadap inklusivitas, BPJS Ketenagakerjaan juga membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk ikut serta dalam proses seleksi rekrutmen.

“Ini menjadi bagian dari komitmen kami terhadap kesetaraan kesempatan. Kami meyakini bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkontribusi dan meraih cita-cita,” tambah Harjono.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan institusi maupun pihak terkait. Seluruh tahapan rekrutmen dipastikan tidak dipungut biaya.

“Semua proses rekrutmen dilakukan secara profesional dan bebas dari intervensi pihak manapun. Kami nantikan kontribusi Anda sebagai bagian dari BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan terbaik bagi pekerja Indonesia,” tutup Harjono.

Langkah Strategis Memperkuat Kualitas Layanan

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, menyambut baik pembukaan rekrutmen ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan sekaligus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami melihat rekrutmen ini sebagai upaya nyata BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas cakupan kepesertaan, terutama di daerah yang memiliki potensi besar pada sektor pekerja formal maupun informal,” ujar Vina.

Ia juga mengajak generasi muda dari berbagai daerah untuk memanfaatkan kesempatan ini dan turut ambil bagian dalam memberikan perlindungan bagi para pekerja.

“Kami mengundang generasi muda yang memiliki semangat pelayanan dan kepedulian sosial untuk bergabung bersama BPJS Ketenagakerjaan. Ini adalah kesempatan untuk berkarier sekaligus berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja Indonesia,” tutup Vina.

Peringatan Waspada Penipuan Rekrutmen

Dalam kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan institusi. Seluruh proses rekrutmen dipastikan tidak dipungut biaya.

“Semua proses rekrutmen dilakukan secara profesional dan bebas dari intervensi pihak manapun. Kami nantikan kontribusi Anda sebagai bagian dari BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan terbaik bagi pekerja Indonesia,” tutup Harjono.