Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kopi Pangku PIK yang ramai diperbincangkan di Instagram hingga TikTok akhirnya terungkap fakta sebenarnya.

Warung yang disebut-sebut menyajikan hiburan malam dengan konsep kontroversial itu memang ada, namun keberadaannya merupakan bagian dari strategi promosi sebuah produsen minuman beralkohol asal Indonesia.

Belakangan diketahui, warung tersebut dibuat sebagai simulasi pemasaran untuk memperkenalkan produk kopi beralkohol terbaru yang akan segera diluncurkan.

Dalam sejumlah video promosi lanjutan, pemeran dalam konten viral itu juga menyebut peluncuran produk akan dilakukan dalam waktu dekat.

Fenomena ini menyita perhatian publik karena mengusung konsep hiburan malam khas jalur Pantura yang dipindahkan ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), salah satu wilayah modern di Jakarta Utara.

Kopi Pangku PIK Viral di Media Sosial, Dua Pria Datangi Lokasi

Isu keberadaan warung tersebut mencuat setelah dua pria mengunggah video singkat yang memperlihatkan rasa penasaran mereka terhadap kabar yang beredar di dunia maya.

Awalnya, mereka mengira informasi tersebut hanyalah gimmick pemasaran semata.

Namun setibanya di lokasi, keraguan itu berubah ketika mereka melihat spanduk besar bertuliskan “Kopi Pangku PIK – Sedia Yang Enak Enak” terpampang di depan sebuah kedai sederhana dengan kursi plastik.

Suasana semi-outdoor dengan musik keras menambah kesan warung pinggir jalan dengan layanan yang tak biasa.

“Kita lagi di daerah PIK dan katanya disini ada kopi pangku, menarik” ucap pria yang diibonceng.

“Jujur menurut gua marketing,” kata yang mengendarai motor.

“Nggak menurut gue asli, coba-coba dulu aja, coba yak” ujar yang dibonceng dimotor.

Setelah mendatangi lokasi, mereka pun mengakui, bahwa warung kopi pangku PIK itu beneran ada.

“real real bukan marketing,” ucapnya.

Dalam video itu terlihat pelanggan pria menikmati minuman sambil ditemani pramusaji wanita yang duduk di pangkuan mereka.

Reaksi Warganet

Kemunculan video tersebut langsung menuai reaksi beragam dari warganet.

Banyak yang menilai konten tersebut terlalu vulgar dan tidak pantas dipertontonkan secara terbuka di ruang publik.

“Ya allah terang terangan banget” tulis @nafsia***

“Pintu Protitala, menyala bencana alam” tulis @donnyd***

“Zinaa jauhi zinaaa,” tulis @littleli***

Namun ada juga sebagian yang menanyakan terkait informasi pasti lokasi.