Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua armada bus terjadi di Jalur Layang (Flyover) Halte Cipulir, Jakarta Selatan, Senin pagi (23/2/2026).

Peristiwa bus Transjakarta adu banteng di flyover halte cipulir tersebut langsung menyita perhatian publik karena benturan terjadi di jalur layang yang memiliki risiko tinggi.

Bus Transjakarta Adu Banteng di Flyover Halte Cipulir

Insiden itu melibatkan dua unit bus yang beroperasi di Koridor 13.

Akibat tabrakan dari arah berlawanan, bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup serius dan ringsek.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, termasuk unggahan akun Instagram @jabodetabek24info, kondisi kedua bus terlihat mengalami kerusakan parah pada bagian depan.

Dalam keterangan unggahan tersebut dijelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua bus Transjakarta terjadi di Jalur Layang Halte Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin pagi, 23 Februari 2026.

Peristiwa bermula saat dua bus melaju dari arah berlawanan di jalur layang tersebut.

Diduga terjadi kesalahan koordinasi atau faktor lain yang menyebabkan kedua kendaraan bertabrakan cukup keras.

Benturan yang terjadi membuat perjalanan di Koridor 13 sempat tersendat.

Sejumlah penumpang dilaporkan turun untuk menghindari risiko lebih lanjut, sementara petugas berupaya melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun penyebab pasti kecelakaan bus Transjakarta adu banteng di flyover halte cipulir ini.

Reaksi Netizen

Insiden tersebut memicu berbagai komentar dari warganet.

Salah satu akun menyampaikan rasa syukur karena bus tidak sampai terjatuh dari flyover.

“Bersyukur nggak terjun bebas ke bawah,” tulis @fajar_prase*****

“Kok bisa sampek tabrakan ya?” ujar @dede.a****

“Kalau adu banteng ditikungan kemungkinan besar sopirnya ngantuk atau tidak konsisten,” ucap @rmdh*****