Cerita Dibalik Pengadaan Sepatu Program Sekolah Rakyat, Mensos: Bukan dari Kemensos
HAIJAKARTA.ID – Seiring beredarnya foto di media sosial memperlihatkan adanya pengadaan sepatu pada program sekolah rakyat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5/2026), Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa foto yang viral tidak berkaitan dengan pengadaan sepatu program sekolah rakyat oleh Kementerian Sosial.
Ia menjelaskan bahwa foto tersebut diambil saat dirinya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sepatu kepada siswa di Malang, Jawa Timur.
“Karena yang ramai kemarin itu terkait kabar pengadaan sepatu di Sekolah Rakyat, sementara gambar yang beredar memperlihatkan saya bersama Ibu Khofifah saat menyerahkan sepatu untuk siswa di Malang, Jawa Timur. Sepatu itu merupakan bantuan dari Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat di wilayah tersebut,” kata Saifullah.
Ia kembali menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan berasal dari kementeriannya.
“Itu bukan sepatu yang berasal dari Kementerian Sosial,” ujarnya.
Pengadaan Sepatu Program Sekolah Rakyat
Gus Ipul memastikan bahwa pengadaan sepatu program sekolah rakyat dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka yang transparan. Seluruh proses pengadaan telah melalui tahapan pembahasan bersama DPR RI.
Menurutnya, beberapa faktor menjadi dasar dalam menentukan pengadaan, mulai dari jumlah siswa, kebutuhan tiap sekolah, kualitas barang, hingga pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Ia juga menegaskan bahwa proses tersebut diawasi ketat oleh berbagai lembaga untuk mencegah potensi penyimpangan.
“Prosesnya berjalan dengan sangat hati-hati melalui tahapan-tahapan yang sudah diatur sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Dalam pelaksanaan pengadaan sepatu program sekolah rakyat, Kementerian Sosial menggandeng sejumlah lembaga pengawas, baik internal maupun eksternal.
Beberapa lembaga yang terlibat antara lain Inspektorat Jenderal, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kejaksaan Agung, Kepolisian, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.
Harga Sepatu di Bawah Pagu Anggaran
Menanggapi isu penggelembungan harga dalam pengadaan sepatu program sekolah rakyat, Gus Ipul memaparkan data hasil lelang yang menunjukkan harga realisasi justru berada di bawah pagu anggaran.
Ia menjelaskan bahwa setiap siswa Sekolah Rakyat akan menerima empat jenis sepatu, yakni sepatu harian, olahraga, PDH, dan PDL.
Adapun rincian harga yang disampaikan antara lain:
- Sepatu PDL memiliki pagu Rp700.000 dengan realisasi Rp640.000
- Sepatu harian untuk SMP dan SMA terealisasi Rp300.000 dari pagu Rp500.000
- Sepatu harian jenjang SD terealisasi Rp250.000
Dengan data tersebut, pemerintah memastikan bahwa pengadaan sepatu program sekolah rakyat dilakukan secara efisien.
Kemensos Minta Publik Tidak Salah Paham
Klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat tidak keliru membedakan antara bantuan daerah dengan program nasional.
Kemensos berharap publik dapat memahami bahwa foto viral tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan bagian dari pengadaan sepatu program sekolah rakyat oleh pemerintah pusat.
Langkah transparansi ini diharapkan dapat meredam polemik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat.
