Daftar Nomor Darurat yang Bisa Dihubungi Saat Mudik 2026, Wajib Simpan Kontak ini!
HAIJAKARTA.ID – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pemerintah kembali mengingatkan pentingnya menyimpan daftar nomor darurat yang bisa dihubungi saat mudik, terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh.
Melalui unggahan resmi di akun Instagram @kemensetneg_ri, pemerintah menekankan bahwa kontak darurat tersebut harus mudah diakses kapan pun diperlukan.
Seorang pejabat Kementerian Sekretariat Negara menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga yang mudik agar tidak lupa menyimpan seluruh nomor darurat ini, demi keamanan selama perjalanan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Daftar Nomor Darurat yang Bisa Dihubungi Saat Mudik 2026
Dalam daftar nomor darurat yang bisa dihubungi saat mudik, beberapa layanan keselamatan mendapat sorotan karena dianggap paling sering dibutuhkan selama perjalanan.
Berikut nomor penting yang dirilis pemerintah:
- Ambulans: 118 / 119
- BNPB: 117
- PMI: 021-7992325
- SAR Nasional: 115
- Posko Bencana Alam: 129
- Pemadam Kebakaran: 113
- PLN: 123
- BPJS Kesehatan: 1500-400
- Pusat Krisis Kementerian Kesehatan: 021-5265043
- Informasi Jalur Mudik: 158 / WhatsApp 0822-8885-8884
- Jasa Marga 24 Jam: 14080
- Pertamina Delivery Service: 135
- Kementerian PUPR: 158
- Kementerian Perhubungan: 151
- KAI: 121
- Angkasa Pura: 172
Pihak Jasa Marga menyampaikan imbauan kepada pemudik.
“Kami siap membantu selama 24 jam, cukup hubungi layanan resmi yang sudah disediakan,” kata perwakilan Jasa Marga.
Call Center Jalan Tol
Bagi pengguna jalan tol, daftar kontak berikut termasuk yang paling penting dalam daftar nomor darurat yang bisa dihubungi saat mudik:
- Informasi Jalan Tol: 0813-8006-8000
- Tol Tangerang-Merak: 021-55753904
- Tol Jakarta-Tangerang: 021-55753904
- Tol Palimanan-Kanci: 023-1484268
- Tol Semarang-Bawen: 024-76911505
- Tol Semarang: 024-7607777
- Tol Solo-Ngawi: 0271-6882222
- Tol Jabodetabek: 14080
Perwakilan Kementerian Perhubungan kembali menegaskan pentingnya menggunakan call center resmi.
“Gunakan nomor yang tercantum agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat,” tuturnya.
10 Tips Berkendara Aman di Jalan Tol
Untuk menjaga keselamatan selama perjalanan mudik maupun perjalanan jarak jauh lainnya, berikut 10 tips berkendara aman di jalan tol yang direkomendasikan pemerintah:
1. Pastikan Kondisi Kendaraan Prima
Sebelum berangkat, periksa rem, oli, ban, aki, hingga lampu. Kendaraan yang terawat mengurangi risiko mogok di tengah tol.
2. Istirahat Jika Lelah atau Mengantuk
Mengantuk adalah salah satu penyebab kecelakaan paling umum. Berhentilah di rest area jika tubuh sudah tidak fokus.
3. Gunakan Sabuk Pengaman
Sabuk pengaman wajib dipakai oleh semua penumpang, bukan hanya pengemudi. Fungsinya sangat vital saat terjadi guncangan.
4. Simpan Daftar Nomor Darurat yang Bisa Dihubungi Saat Mudik
Pastikan nomor ambulans, SAR, hingga call center jalan tol tersimpan di ponsel untuk mengantisipasi situasi darurat.
5. Jaga Kecepatan Sesuai Aturan
Ikuti batas kecepatan minimum dan maksimum yang tertera.
Berkendara terlalu cepat atau terlalu lambat sama-sama berbahaya.
6. Hindari Pengereman Mendadak
Rem mendadak bisa memicu tabrakan beruntun. Selalu jaga jarak aman dan kurangi kecepatan secara bertahap.
7. Ikuti Rambu dan Arahan Petugas
Rambu lalu lintas dan petugas tol bekerja memastikan kelancaran.
Ikuti instruksinya untuk menghindari pelanggaran dan kecelakaan.
8. Jangan Gunakan Bahu Jalan Sembarangan
Bahu jalan hanya untuk keadaan darurat.
Menggunakannya untuk menyalip adalah pelanggaran berat dan sangat berbahaya.
9. Perhatikan Jarak Aman antar Kendaraan
Jarak aman memberi waktu lebih panjang untuk mengerem saat kondisi mendadak.
Ini prinsip dasar keselamatan di tol.
10. Cek Informasi Lalu Lintas Secara Berkala
Gunakan aplikasi info lalu lintas, siaran radio, atau layanan Jasa Marga untuk mengetahui kondisi terkini jalan tol.
