Detik-detik KA Bandara Tabrak Truk di Perlintasan Poris hingga Lalin Dialihkan, Netizen: Ga Sabaran
HAIJAKARTA.ID – Kecelakaan tabrakan yang melibatkan kereta api bandara dan truk di Perlintasan Poris sempat terekam kamera dan memicu pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian serta menyebabkan perjalanan KRL rute Tangerang dan Commuter Line Basoetta mengalami gangguan sementara, Jumat (20/2/2026) pagi.
Insiden terjadi di perlintasan sebidang JPL 21 Rawa Buaya–Batuceper, dekat Stasiun Poris, Kota Tangerang, sekitar pukul 06.05 WIB.
Detik-detik KA Bandara Tabrak Truk di Perlintasan Poris
Peristiwa bermula ketika truk trailer melaju dari arah Cipondoh menuju Daan Mogot. Saat rangkaian kereta melintas, bagian kepala truk sudah melewati rel, namun badan kontainer masih berada di atas lintasan sehingga tertabrak kereta yang datang.
“Saat lintasan kereta api bergerak, mobil masuk ke rel kereta api yang mana kepala truk sudah melalui rel kereta, namun masih tertinggal badan atau body kontainer,” kata Jauhari pada Jumat (20/2/2026).
Akibat benturan tersebut, truk terseret cukup jauh dari titik awal tabrakan.
“Terseret kurang lebih 100 meter dari lintasan kereta api,” imbuhnya.
Proses Evakuasi dan Pengalihan Perjalanan KRL
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan langkah evakuasi terhadap seluruh pengguna Commuter Line Basoetta Nomor 806 tujuan Bandara Soekarno-Hatta serta petugas di lokasi.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, proses penanganan dilakukan dengan mengevakuasi rangkaian guna mempercepat normalisasi. Koordinasi juga dilakukan bersama KAI Daop 1 Jakarta dengan mengirimkan kereta penolong ke lokasi kejadian.
Dampak dari insiden tersebut, perjalanan Commuter Line Tangerang untuk sementara hanya melayani hingga Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri.
Sementara Commuter Line Basoetta dari arah Bandara hanya beroperasi sampai Stasiun Batuceper sebelum kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.
“Bagi calon pengguna Commuter Line Basoetta yang akan menuju bandara, untuk sementara disarankan mencari alternatif transportasi lain,” tutup Karina.
Hingga kini, proses evakuasi kereta dan truk masih berlangsung oleh tim gabungan dari KAI, Polres Metro Tangerang Kota, dan Dinas Perhubungan Kota Tangerang.
“Saat ini sedang mengevakuasi jalur kereta api untuk kita alihkan atau kita bersihkan lintasan agar bisa melintas kembali,” kata dia.
Lalu Lintas Dialihkan
Imbas kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Stasiun Poris mengalami kepadatan. Polres Metro Tangerang Kota memberlakukan pengalihan jalur sebagai berikut:
- Dari Jakarta (Jl. Daan Mogot) menuju Cipondoh dialihkan di Pertigaan Ampera melalui Jl. Jenderal Sudirman menuju Jl. KH Hasyim Ashari.
- Dari Cipondoh (Jl. KH Hasyim Ashari) menuju Daan Mogot dialihkan melalui Jl. Benteng Betawi menuju Jl. Jenderal Sudirman.
- Dari Jl. Benteng Betawi menuju Jakarta dialihkan melalui Jl. KH Hasyim Ashari – TL Gondrong – Jl. H. Mansyur – Jl. KH Ahmad Dahlan.
Reaksi Warganet
Rekaman detik-detik tabrakan yang beredar di media sosial langsung menuai beragam tanggapan. Banyak warganet menilai insiden ini terjadi karena kurangnya kesabaran pengendara saat melintasi perlintasan kereta.
“Ga sabaran, bikin celaka org lain. Apa kabar masinis dan penumpang???” tulis akun @ksaryde***
“Ga sabaran, bikin celaka org lain. Apa kabar masinis dan penumpang???” tulis @ksaryde***
“Pengendara mobil hitam masih dikasih kesempatan hidup untuk berkendara dg baik. Contohnya “sabar nunggu kereta lewat apa susahnya” tulis @wrafik***
Sementara itu, warganet lain mengingatkan pentingnya kesabaran dan kepatuhan terhadap rambu perlintasan.
“Ntah kenapa org2 klo udh bunyi tanda kereta dateng tuh diem aja ga ush coba2 menerobos walaupun palang pintunya belum turun.. heran bet dah.. susah bet tnggal nunggu doank” tulis @mayasiay***
