Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Detik-detik menegangkan ayah dan anak terseret banjir lahar Gunung Semeru di Lumajang terjadi saat keduanya hendak berangkat ke sekolah dengan sepeda motor. Peristiwa dramatis itu berlangsung di Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, dan videonya viral di media sosial.

Kejadian bermula ketika Anton mengantar putrinya, Vita, siswi kelas 4 SD Negeri Jugosari 03, menyeberangi sungai menggunakan motor. Derasnya arus membuat kendaraan yang mereka tumpangi terseret aliran air.

Insiden tersebut terjadi karena Sungai Regoyo menjadi jalur alternatif warga setelah jembatan limpas di desa itu tertimbun material banjir lahar.

Salah seorang warga, Abdul Rohim, mengungkapkan bahwa anak tersebut sempat terbawa arus beberapa meter sebelum berhasil diselamatkan.

“Sudah apesnya tidak berhenti langsung menyeberang, anaknya sempat terseret sekitar 5 meter lebih,” kata salah satu warga Abdul Rohim dikutip dari detik.com pada Senin, (23/2/2026).

Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan sehingga ayah dan anak tersebut dapat diselamatkan.

Seragam Anak Basah dan Motor Mogok

Akibat peristiwa tersebut, Vita tidak dapat mengikuti hari pertama sekolah setelah libur panjang awal Ramadhan. Seluruh seragam dan perlengkapan belajarnya basah terendam air sehingga ia terpaksa kembali ke rumah.

“Pelajar tersebut tidak bisa melanjutkan ke sekolah karena seragam dan perlengkapan sekolah basah terendam air ” pungkas Rohim.

Sementara itu, sepeda motor yang digunakan Anton mengalami mogok karena kemasukan air dan harus dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.

Reaksi Warganet

Viralnya video tersebut memicu berbagai komentar dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir lahar.

“Pemerintah seharusnya gercep terhadap infrastruktur yang telah rusak…” tulis akun @meutuahmuk***

Ada pula yang melihat kejadian ini sebagai bentuk perjuangan orang tua demi pendidikan anak.

“Perjuangan ayah mengantarkan anaknya untuk menimba ilmu” tulis @amtrajourn***

Sebagian warganet mengingatkan soal keselamatan saat menyeberangi sungai dengan arus deras.

“Ya allah pak harusnya turun dulu dr motornya, di cek dulu dalemnya semana, bisa gak ditembus dgn sepeda motor, kasian anaknya” tulis @wahyudi_rasy***

Komentar lainnya mempertanyakan ketersediaan akses penyeberangan yang aman bagi warga.

“Tdk adakah jembatan yg menghubungkan ya Allah perjuangan nya..” tulis @khansaauz***