Dua Bocah Tersesat di Gunung Salak Bogor Ditemukan Warga, Sudah Bertemu Orang Tua
HAIJAKARTA.ID – Dua anak laki-laki ditemukan warga tanpa didampingi orang tua di kawasan Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Bogor, Jawa Barat. Keduanya sempat tidak mengetahui jalan pulang hingga akhirnya diamankan pihak kepolisian.
Kapolsek Tamansari, Azis Hidayat, mengatakan kedua anak tersebut diperkirakan berusia sekitar 5 tahun. Saat ditemukan, mereka tidak dapat menyebutkan identitas orang tua maupun alamat rumahnya.
“Jadi betul, kami menerima penyerahan dari masyarakat, dua orang anak laki-laki, usianya sekitar 5 tahun. Kedua anak ini tidak tahu jalan pulang dan belum diketahui identitas orang tuanya,” kata Azis, Selasa (24/3/2026).
Ditemukan di Jalan Menuju Hutan Jati
Kedua bocah tersebut ditemukan warga pada Senin (23/3/2026) sore di area jalan menuju hutan jati Taman Nasional Gunung Salak. Warga yang khawatir kemudian menyerahkan keduanya ke pihak kepolisian agar segera ditangani.
“Oleh warga, kedua anak tersebut diserahkan ke kepolisian agar dicari orang tuanya,” ujar Azis.
Saat pertama kali ditemukan, kedua anak tersebut hanya mengatakan ingin pulang. Namun, mereka tidak mampu menjelaskan lokasi rumah maupun nama orang tuanya secara jelas.
Polisi Sebar Informasi
Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bergerak cepat dengan menyebarkan informasi ke grup-grup warga serta mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk mencari keberadaan keluarga anak tersebut.
“Kita bertindak cepat, menyebarkan informasi tersebut ke grup-grup warga, Bhabin juga bergerak mencari informasi,” imbuh Azis.
Tak berselang lama, seorang pria bernama Toni Iskandar datang ke kantor polisi dan mengaku sebagai orang tua kedua anak tersebut. Setelah dilakukan verifikasi, keduanya dipastikan merupakan anak dari Toni dan langsung diserahkan kembali ke keluarga.
“Alhamdulillah, orang tuanya sudah datang. Ini baru sampai Polsek, orang tuanya ojek online, anaknya hilang pas ditinggal di rumah sama neneknya,” kata Azis.
Sempat Hilang Sejak Siang Hari
Toni menjelaskan bahwa kedua anaknya yang merupakan kakak-adik itu hilang dari rumah sejak pukul 14.00 WIB. Ia baru mengetahui keberadaan anak-anaknya saat menerima informasi dari grup WhatsApp ketika sedang bekerja.
“Pas saya lagi cari-cari, ada telepon dari saudara, dapat kabar dari grup WhatsApp, katanya anak saya ada di Polsek. Ya sudah langsung ke sana, alhamdulillah, anak saya baik-baik saja,” kata Toni.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang dekat dengan area berbahaya seperti hutan atau jalan raya.

