Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Laut Selatan Pacitan, Getaran Terasa Hingga Yogyakarta dan Malang
HAIJAKARTA.ID- Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Laut Selatan Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.06 WIB.
Getaran cukup kuat dirasakan warga, bahkan dilaporkan terasa hingga sejumlah daerah di Yogyakarta dan Malang.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut sekitar 89–90 kilometer tenggara Pacitan, dengan koordinat kurang lebih 8,98–8,99 Lintang Selatan dan 111,17–111,18 Bujur Timur.
Gempa ini tergolong dangkal karena terjadi di kedalaman sekitar 10 kilometer. “Gempa tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG dalam rilis cepat yang disampaikan melalui kanal resmi mereka.

Warga Sempat Panik, BMKG Imbau Tetap Tenang
Sejumlah warga Pacitan mengaku terkejut karena guncangan terjadi saat sebagian besar masyarakat tengah terlelap tidur.
Beberapa orang memilih keluar rumah untuk menghindari kemungkinan bangunan roboh, meski hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi terkait kerusakan berat maupun korban jiwa.
BMKG menjelaskan bahwa gempa dangkal memang cenderung terasa lebih kuat di permukaan, meskipun tidak selalu memicu gelombang tsunami.
Masyarakat pun diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, sembari tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Getaran Meluas hingga Luar Pacitan
Selain Pacitan, laporan guncangan juga datang dari beberapa wilayah di Jawa Timur bagian barat serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di Malang, sejumlah warga merasakan goyangan ringan hingga sedang selama beberapa detik. Sementara di Yogyakarta, getaran disebut cukup terasa di bangunan bertingkat.
BMKG menegaskan bahwa data awal gempa dirilis secepat mungkin untuk kepentingan peringatan dini, sehingga parameter bisa mengalami pembaruan seiring masuknya data lanjutan dari sensor seismik.
Pacitan Pernah Diguncang Gempa Serupa Sebelumnya
Wilayah Pacitan dan sekitarnya memang termasuk kawasan rawan gempa karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif di selatan Pulau Jawa.
Dalam beberapa tahun terakhir, daerah ini tercatat beberapa kali mengalami gempa dengan kekuatan sedang hingga kuat.
Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan bahwa gempa di zona subduksi selatan Jawa kerap dipicu oleh aktivitas pergerakan lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Kondisi ini membuat wilayah pesisir selatan, termasuk Pacitan, memiliki potensi gempa yang relatif tinggi.
Sejumlah warga juga mengingat bahwa pada kejadian sebelumnya, getaran gempa sempat menimbulkan kepanikan serupa, meski tidak terjadi pada kerusakan besar.
Hal ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam.
Tetap Ikuti Informasi Resmi
Masyarakat diimbau:
- Tidak mudah percaya isu yang beredar di media sosial
- Mengikuti pembaruan resmi dari BMKG dan instansi terkait
- Memastikan jalur evakuasi aman bila terjadi gempa susulan
Hingga pagi ini, situasi di Pacitan dilaporkan berangsur kondusif. Aktivitas warga mulai kembali normal, meski kewaspadaan tetap dijaga.

