Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Laporan balita tercebur ke sumur di Tangerang sempat menggegerkan warga Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Kamis (2/4/2026).

Namun setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, fakta sebenarnya cukup mengejutkan.

Peristiwa yang semula diduga melibatkan seorang balita itu ternyata hanya seekor anak kucing yang terjatuh ke dalam sumur.

Kronologi Laporan Balita Tercebur ke Sumur di Tangerang

Informasi awal terkait laporan balita tercebur ke sumur di Tangerang diterima aparat sekitar pukul 15.30 WIB. Laporan tersebut masuk melalui komunikasi handy talky (HT) Polsek dari anggota Pokdar Kamtibmas.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan bahwa laporan awal menyebutkan ada balita yang diduga terjatuh ke dalam sumur warga.

“Informasi pertama kami terima dari warga melalui HT Polsek yang menyebut ada balita masuk ke dalam sumur,” ujarnya.

Kepanikan warga dipicu oleh hilangnya seorang anak dari pengawasan orang tuanya, bersamaan dengan terdengarnya suara benda jatuh ke dalam sumur.

“Situasi ini terjadi karena ada warga yang tidak melihat anaknya di sekitar rumah, ditambah adanya suara benda jatuh ke sumur, sehingga muncul dugaan balita yang terjatuh,” jelasnya.

Mendapat laporan darurat tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat. Personel dari Polsek Ciputat Timur, Tramtib, hingga petugas pemadam kebakaran (Damkar) turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi, fakta sebenarnya terungkap.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas di lapangan, diketahui bahwa yang jatuh ke dalam sumur adalah seekor kucing, bukan balita seperti yang dilaporkan sebelumnya,” kata Bambang.

Meski bukan manusia, proses evakuasi tetap dilakukan dengan serius dan mengikuti prosedur penyelamatan.

Proses Evakuasi Berlangsung 25 Menit

Dalam insiden laporan balita tercebur ke sumur di Tangerang ini, tim membutuhkan waktu sekitar 25 menit untuk mengangkat anak kucing dari dalam sumur.

Kucing tersebut akhirnya berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup.

Aparat memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Situasi pun kembali kondusif setelah warga mengetahui fakta sebenarnya.

Kapolsek Ciputat Timur mengapresiasi respons cepat warga dan tim gabungan dalam menangani laporan tersebut.

“Alhamdulillah, ternyata bukan warga yang jatuh. Namun kerja sama antara kepolisian, aparat kecamatan, dan relawan dalam merespons laporan patut diapresiasi,” tuturnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan masyarakat sangat penting, namun juga perlu disertai dengan verifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan berlebihan.